Politik Dua Kaki Demokrat, Politisi Golkar Menyindir: Seperti Hernia, Jalan ‘Ngejegang’, Sulit Sampai Tujuan

Ketua TKD Jokowi-Amin Jabar yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi.
Ketua TKD Jokowi-Amin Jabar yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi.

POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Partai Demokrat disebut-sebut tengah memainkan politik dua kaki di Pilpres 2019. Satu sisi mendukung Prabowo-Subianto, tapi membiarkan kadernya mendukung Jokowi-Ma’ruf.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi ikut bersuara. Ia menyamakan hal tersebut bak orang dengan penyakit hernia.

Dedi berpendapat, fenomena tersebut tidak perlu ditanggapi serius.

Ia lantas mengungkap candaan masyarakat Jawa Barat terkait kondisi dua kaki dimaksud.


BACA:

PA 212 Beri Syarat Wagub DKI Pengganti Sandi Harus Penuhi Syarat Ini Sesuai Ulama

Sesumbar Prabowo-Sandi Bikin Video Ajak Para Pakar, “Kami Yakin Bisa Atasi Masalah Ekonomi”

Jokowi Masih Merasa Tenang, Lihat Nih Ancaman Gejolak Mahasiswa Berbagai Daerah, Jengkel Kondisi Ekonomi

Menurutnya, masyarakat Jabar memiliki rasa humor yang tinggi untuk menjelaskan situasi tersebut.

Masyarakat Jabar, mengistilahkan hal itu dengan sebutan ‘Ngajegang’ dimana posisi kaki kira dan kanan membuka sangat lebar.

Demikian diungkap Dedi seperti dilansir PojokJabar.com (grup pojoksatu.id), di kediamannya, Jumat (14/9/2018).

“Kaki kiri ditarik ke arah kiri, begitupun kaki kanan ditarik ke arah kanan,” katanya.

BACA:

Penonton Terganggu Ada Iklan Kampanye Jokowi di Layar Bioskop, PDIP Malah Belain Begini

Gatot Nurmantyo Bilang Isu Masuk PAN Itu Hoaks, Nggak Akan Dukung Prabowo?

Ruhut Sitompul: Fadli Zon Lagi Stres, Dia Sadar Tak Akan Menang, Mending Minum Baygon

Nah, cara berjalan yang ‘ngajegang’ itu sudah pasti diderita penderita ‘burut’ (hernia).

“Akibat posisi kaki yang seperti itu, orang yang ‘ngajegang’ memiliki keterbatasan pergerakan. Dia sulit berlari ke tujuan,” jelas Dedi.