Jangan Harap ‘Gorengan’ Utang Indonesia Jatuhkan Jokowi, Masyarakat Puas kok

Presiden Jokowi tiba di SUGBK di Opening Ceremony Asian Games 2018
Presiden Jokowi tiba di SUGBK saat Opening Ceremony Asian Games 2018 beberapa waktu lalu

POJOKSATU.id, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus mengalami pelemahan. Hal itu disebut memberikan pengaruh besar bagi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Selain itu, Jokowi juga dinilai telah gagal melakukan perubahan ekonomi Indonesia sebagaimana dijanjikannya saat Pilpres 2014 silam.

Dengan semakin terpuruknya nilai tukat rupiah terhadap dolar AS hingga mencapai Rp15.000, jelas makin merugikan.

Jangan Kecewa, Pemenang Pilpres 2019 itu Bukan Jokowi, Apalagi Prabowo


Melemahnya nilai tukar rupiah tersebut, otomatis membuat makin besar pula jumlah utang yang harus dibayarkan pemerintah.

Karena itu, utang luar negeri Indonesia juga menjadi isu yang disebut-sebut bisa membuat capres petahana itu jatuh terjungkal.

Namun tak demikian halnya dengan pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo.

Rupiah Anjlok, Jokowi Kalah Sebelum Bertanding, Indonesia Dipastikan Punya Presiden Baru

Menurutnya, isu ‘gorengan’ utang Indonesia tidak akan memberikan pengaruh pada eletabilitas capres yang berpasangan dengan KH Ma.ruf Amin itu.

“Sudah saya uji semua, termasuk isu utang dan pengaruhnya terhadap elektabilitas Jokowi. Tidak ada pengaruhnya sama sekali,” kata Karyono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/9/2018).

Akan tetapi, utang yang saat ini sudah lebih Rp5 ribu triliun itu akan makin memperparah kondisi ekonomi nasional.

Audit Dana Asian Games 2018! Puluhan Triliun kok Gak Pengaruhi Ekonomi Nasional