Neno Warisman Dipulangkan, Merasa Teraniaya dan Terzalimi, Ruhut: Ngaca Gitu Loh

Ruhut Sitompul, andi arief ditangkap
Ruhut Sitompul.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Aktivis gerakan #2019GantiPresiden Neno Warisman dipaksa pulang ke Jakarta. Ia dilarang menginjakkan kakinya di Pekanbaru, Riau.


Pemulangan Neno itu juga dibarengi dengan tak dikeluarkannya izin polisi terkait acara Tour Musik #2019GantiPresiden di kota tersebut.

Gelombang penolakan dari berbagai elemen masyarakat pun sudah terjadi sejak beberapa hari sebelumnya.

Bukan cuma Polisi dan TNI, BIN Juga Paksa Neno Warisman Tinggalkan Pekanbaru


Terlebih, Neno Warisman saat ini juga masih menjadi terlapor yang kasusnya tengah ditangani Polda Riau.

Menanggapi hal tersebut, Ruhut Sitompul menyampaikan apresiasi dan berterimakasih atas tindakan Polri dan TNI di Riau yang memaksa Neno pulang ke Jakarta.

Demikian disampaikan mantan politisi yang pernah mengklaim dirinya sebagai ‘anjing penjaga SBY’ saat masih berada di Partai Demokrat tersebut.

Novel Bamukmin: #2019gantipresiden itu Dakwah Bela Negara dari Penjajahan

“Tolong hormati hukum dan aturan, terima kasih polisi dan TNI telah bekerja dengan baik,” jelas Ruhut di kantor DPP Perindo, Jakarta Pusat, Minggu (26/8/2018).

Terkait penolakan gerakan ganti presiden yang kini semakin masif di berbagai daerah di seluruh Indonesia itu, dinilainya sebagai sebuah kewajaran.

Pasalnya, masyarakat saat ini juga sudah cukup cerdas dalam memahami dinamika politik yang terjadi.

#2019gantipresiden Dilarang, Novel Bamukmin Akui Jokowi Paling Hebat

Karena itu, tak heran pula jika kemudian publik bisa membaca jelas bahwa aktivis gerakan ganti presiden tidak lain adalah tim sukses paslon Prabowo-Sandiaga.

“Mereka bicara merasa teraniaya, terzalimi. Ngaca gitu loh. Kami tahu kader #2019PantiPresiden, dia kan sama timses rumah sebelah (Prabowo-Sandi),” beber Ruhut.

Mantan juru bicara Partai Demokrat itu juga menegaskan, Neno sebagai anggota tim sukses Prabowo-Sandi dan jelas tak pantas mendeklarasikan #2019GantiPresiden.

#2019gantipresiden Ditolak Dimana-mana, Sandiaga Uno Ajak Berdamai