#2019gantipresiden Dilarang, Novel Bamukmin Akui Jokowi Paling Hebat

FPI, habib novel, ahok
Novel Bamukmin

Selain itu, pihaknya juga cukup menyesalkan sikap polisi yang ternyata ikut melakukan pengadangan kepada Neno Warisman di Pekanbaru, Riau.


Atas tindakan anak buah Kapolri Jendral Tito Karnavian itu, Novel menyebut polisi sudah tidak lagi bersikap netral.

“Aparat kepolisian juga sudah tidak netral, padahal aksi tersebut tidak melanggar konstitusi bahkan dilindungi Undang-undang 45 dan HAM internasiaonal,” kata Novel.


Gagal Masuk Pekanbaru, Neno Warisman Curhat: Teman-teman Ngerti Betapa Laparnya Saya

Novel menjelaskan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sendiri sudah menyatakan bahwa aksi #2019gantipresiden bukanlah sebuah aksi kampanye.

Kedua lembaga itu, jelas Novel, menilai gerakan Neno Warisman sebagai kebebasan berpendapat.

“Namun kepanikan rezim ini membuat menghalalkan segala cara untuk menggembosi pesaingnya secara tidak sehat,”

Neno Warisman Dipersekusi di Pekanbaru, Deretan Kejanggalan Terungkap

“Dengan begini, masyarakat makin paham penguasa mempertontonkan ketidakadilannya,” jelas Novel.

Sementara, Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menegaskan, masyarakat yang hendak mengadakan acara ataupun deklarasi untuk menyampaikan dukungan pada satu kelompok atau orang sejatinya tidak dilarang.

Akan tetapi, pelarangan bisa dilakukan apabila acara tersebut menggunakan tema yang tidak tetap. Salah satu contohnya adalah ganti presiden.

Demi Neno Warisman Kapolda Riau Harus Mundur, Fadli Zon Ternyata Gak Ngerti Aturan Mutasi Polri

Demikian disampaikan Karding di Kantor DPP Perindo, Menteng, Jakarta, Minggu (26/8/2019).

“Sebenarnya teman-teman itu boleh saja mengadakan acara, tapi jangan tema ganti presiden,” ujar dia.