Kabareskrim Baru Bikin Nasib Kapolres Kediri Makin Hancur Luluh-Lantak

Kabareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto. Dok JPG
Kabareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto. Dok JPG

POJOKSATU.id, JAKARTA – Hadirnya Irjen Arief Sulistyanto sebagai Kabareskrim Polri yang baru, membuat nasib Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan makin hancur luluh- lantak.


Pasalnya, kasus memakan uang haram hasil pungli SIM itu bakal membawa Kapolres Kediri itu ke jurang yang jauh lebih dalam.

Dengan tegas, Kabareskrim akan menjerat Erick Hermawan dengan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

IPW: Kapolres Kediri Tak hanya Dicopot, Tapi Juga Diproses Hukum


Demikian ditegaskan Arief di Mabes Polri, Kamis (23/8/2018).

“Akan kami lakukan dan terapkan seperti itu (UU TPPU, red) karena ini sudah berkali-kali,” tegas Arief.

Mantan Asisten Bidang Sumber Daya Manusia Polri itu menegaskan, tidakan pungli apalagi sampai melibatkan pucuk pimpinan di satuan wilayah itu seharusnya tak terjadi lagi.

Makan Uang Haram Pungli SIM, Mabes Polri Bisa Pecat Tak Hormat Kapolres Kediri

Sebagai seorang pimpinan, sudah semestinya tidak menerima setoran. Bahkan saat dirinya menjadi Kapolres pun tak perbah menerima setoran.

“Waktu Pak Wakaba (Irjen Antam Novambar) jadi kapolres sudah tidak ada (setoran, red). Makanya ini kami kaget kok ada lagi,” sesalnya.

Sebelumnya, Mabes Polri membenarkan Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan menerima uang haram dari pungli SIM.

Terbukti Makan Uang Haram Pungli SIM, Mabes Polri Bikin Nasib Kapolres Kediri Merana

Selain itu, dua anak buahnya, yakni Kanit Regident dan Kasat Lantas Polres Kediri pun terbukti ikut menikmati uang haram yang sama.

Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, ketiganya terbukti terlibat pungli di Satuan Satu Atap Terpadu (satpas) SIM Polres Kediri, Jawa Timur.

“Terbukti,” tegasnya di Mabes Polri,┬áSelasa (21/8/2018).