Bupati Purbalingga Kena OTT KPK, Hasto: Pecat, Gak Ada Advokasi!

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

POJOKSATU.id, JAKARTA – OTT KPK kembali digelar. Kali ini, kabar yang beredar, lembaga antirasuah itu menangkap Bupati Purbalingga, Jawa Tengah.

“Iya kepala daerah, bupati. Sekitar pukul 17.00 WIB,” kata sumber internal KPK yang ikut dalam OTT tersebut, Senin (4/6/2018) malam.

Bupati Purbalingga, Taspin, sendiri adalah kader PDI Perjuangan dan diketahui menjabat sebagai Ketua DPC Purbalingga.

Tasping ditangkap diduga karena menerima suap terkait proyek pembangunan di daerah setempat.


Bupati Purbalingga Kena OTT KPK Kader PDIP, Dipecat Enggak?

Menanggapi hal itu, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tak mau bertele-tele.

Hasto memastikan, tindakan tegas langsung dilakukan partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.

“Pemecatan seketika, tidak lagi jadi anggota PDIP,” tegas Hasto, Senin (4/6/2018).

Hasto menekankan, partai berlambang kepala banteng hitam itu tak pernah mentolerir anak kadernya yang melakukan pelanggaran hukum, utamanya korupsi.

OTT Bupati Purbalingga, Ditangkap Jelang Buka Puasa

Selain itu, Hasto juga menjamin tak akan memberikan bantuan hukum kepada Taspin dalam kasus yang menjeratnya itu..

“Tidak diberikan advokasi,” tekan politisi asal Yogyakarta itu.

Ditanya soal sikap PDIP terkait penangkapan Bupati Purbalingga dalam OTT KPK itu, Hasto kembali memberikan jawaban tegas.

“Otomatis yang bersangkutan terkena sanksi pemecatan seketika. Mulai saat ditangkap, dia tidak lagi menjadi anggota PDIP,” tegas Hasto.

OTT Bupati Purbalingga, KPK Tangkap 4 Orang di Purbalingga, 2 Orang di Jakarta

Operasi senyap itu sendiri dilakukan di Purbalingga. Hal itu dibenarkan Jurubicara KPK, Febri Diansyah.

“Ada tim yang ditugaskan ke Purbalingga,” katanya.

Febri juga membenarkan bahwa salah satu yang ditangkap dalam OTT KPK itu adalah seorang kepala daerah.

“Sekitar enam orang diamankan, ada kepala daerah),” lanjutnya.