Kata Anak Buah Prabowo, Lembaga Survei Itu Bayaran, Gak Netral dan Pesanan Jokowi

pencak silat, asian games 2018, presiden jokowi
Presiden RI Joko Widodo.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Hasil berbagai lembaga survei yang selalu memenangkan Jokowi dan tak sekalipun memenangkan Prabowo Subianto, disebut Gerindra tak independen.

Hal itu berkenaan dengan adanya pertemuan antara Presiden dengan sejumlah pengamat dan petinggi lembaga survei, Kamis (31/5/2018).

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (1/6/2018).

Sri Mulyani Cawapres Jokowi, Istana Membenarkan?


Karena itu, ia pun mempertanyakan netralitas lembaga survei yang ikut dalam pertemuan tersebut.

“Semua lembaga survei dikumpulin sama Kang Mas Joko Widodo. Waduh, netralitasnya lembaga survei apa bisa dijamin ya kalau kok pada mau dikumpulin sama Joko Widodo yang jadi objek penelitian ya?” ujar Arief.

Dengan adanya pertemuan tersebut, lanjutnya, jelas menggambarkan bahwa indepensi patut dipertanyakan.

Serangan Balik Anak Buah Amien Rais ke Ali Mochtar Ngabalin: Cari Muka!

“Apa ini yang dibilang lembaga survei independen? Atau bayaran ya? Dipesan Joko Widodo untuk mensurvei Joko Widodo,” lanjutnya.

Dalam hematnya, bisa jadi pertemuan itu tidak lain untuk menyusun strategi, framin dan opini publik.

Tujuannya, tentu saja, seakan-akan calon petahana itu yang paling tinggi elektabilitasnya.

Prabowo-Amien Rais Temui Habib Rizieq jadi Bahan Tertawaan, Bukti Makin Ompong

“Coba deh cek lembaga survei yang diundang Joko Widodo, pasti yang hasil surveinya menunjukkan tingkat elektabilitas Joko Widodo paling tinggi,” katanya.

Atas kondisi tersebut, sambungnya, sangat jelas bahwa Jokowi menggunakan lembaga survei itu untuk membangun opini dan membuat propaganda pencitraan.