Usai Bom Surabaya, Abu Tholut Sebut Kemungkinan Ada Serangan Bom Lagi

Teror bom di Surabaya.
Teror bom di Surabaya.

POJOKSATU.id, KUDUS – Rentetan serangan bom surabaya yang dipicu aksi bunuh diri bersama sekeluarga, memancing Abu Tholut angkat bicara.

Mantan teroris yang pernah jadi buruan nomor satu di Indonesia itu mengaku sangat tak setuju dan menilai hal itu sebagai sebuah aksi teramat keji.

Selain itu, ia juga menilai bom bunuh diri sekeluarga itu jelas menunjukkan bahwa pelaku sudah tidak waras.

Bom Surabaya, Abu Tholut: Menakut-nakuti, Targetkan Semua Orang yang Bukan Anggotanya


Apalagi dengan memanfaatkan istri dan anak untuk ikut menjadi pengebom.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa ancaman teror serupa bom Surabaya bisa saja terjadi di kemudian hari di tempat berbeda.

Abu Tholut

Demikian ditegaskan Abu Tholut kepada Radar Kudus (grup pojoksatu.id), ditemui di rumahnya di Dukuh Pondik, Desa Bae, Kudus, Jawa Tengah.

Bekas Teroris Pun Anggap Pelaku Tidak Waras

“Kemungkinan itu (serangan bom) bisa saja terjadi,” bebernya.

Salah satu alasan yang dikemukakannya adalah, sasaran atau target dari kelompok tersebut adalah semua orang yang bukan anggota ISIS.

“Karena yang mereka serang adalah para pemrakarsa pemerintahan dan musuh yang tidak tergabung dalam kelompoknya,” jelasnya.

Teror Bom Surabaya, Abu Tholut: Istri-Anak kok Jadi Tumbal

Ia kemudian menyarankan, agar tak ada pihak tertentu yang tersulut atau menyulut emosi dan bertindak emosional.

“Apalagi dengan isu yang beredar di medsos jangan sampai menimbulkan perpecahan,” bebernya.

Selain itu, ia juga mewanti-wanti agar memberikan perhatian lebih kepada para pemuda yang masih dalam tahap belajar.

Keluarga pelaku bom Surabaya
Keluarga pelaku bom Surabaya

Ini Nama dan Identitas Pelaku Bom Mapolrestabes Surabaya, Masih Sekeluarga!

“Artinya dengan semangat juang bela Islam yang tinggi, tapi ilmunya lemah itulah yang rentan. Dari sinilah yang perlu diberikan perhatian khusus,” papar dia.

Selebihnya, ia juga meninta agar para tokoh agama dan masyarakat yang memiliki peran besar, untuk memberikan bimbingan.

“Dan mengingatkan masyarakat untuk tetap bersatu,” katanya.