Bom Surabaya, Surat Terbuka untuk Anda Para Teroris: Ibu Mana yang Melahirkanmu?!

Teror bom di Surabaya.
Teror bom di Surabaya.

POJOKSATU.id, SURABAYA – Bom Surabaya yang meledak di tiga gereja dalam waktu hampir bersamaan merenggut sejumlah korban jiwa dan puluhan lainnya luka-luka serius.


Aksi teroris itupun mendapat kecaman dari seluruh pihak atas aksi keji dan tak berperikemanusiaan tersebut.

Tak sedikit pihak yang menduga aksi keji bom Surabaya tersebut berkaitan dengan kerusuhan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok beberapa waktu lalu.

Bom Surabaya Perintah dari Mako Brimob, Ini Otaknya


Berkembang pula bahwa aksi tersebut didalangi ISIS yang juga sebelumnya mengklaim sebagai dalang kerusuhan Mako Brimob.

Terlepas dari semua spekualasi tersebut, beredar surat terbuka yang ditujukan langsung kepada para kelompok teroris tersebut.

Jokowi tinjau lokasi bom di Surabaya
Jokowi tinjau lokasi bom di Surabaya

Entah dari mana awal dan siapa penulis surat terbuka tersebut. Yang jelas, surat itu menunjukan bahwa aksi teror itu sama sekali tak membuat takut.

Teroris Makin Gila, Istri dan Anak pun Dijadikan Tumbal

Berikut surat terbuka untuk teroris terkait Bom Surabaya:

SURAT TERBUKA UNTUK TUAN TERORIS DI MANAPUN KALIAN BERADA

Maaf tak mengucap salam, karena aku tidak tahu apa agamamu dan apa yang kau percayai

7 Sikap PGI Soal Bom Bunuh Diri di Tiga Gereja Surabaya, Jangan Beri Panggung Dai Radikal

Kitab apa yang kau baca hingga kau merasa paling benar, kitab mana yang mengajarkan membunuh orang di luar peperangan?

Ledakan bom bunuh diri di Surabaya/ist.
Ledakan bom bunuh diri di Surabaya. Istimewa

Pemimpin mana yang kau ikuti hingga langkah yang kau ambil melampaui ajaran para nabi?

Ibu mana yang melahirkanmu hingga mati rasa belas kasihmu?

Kapolda Metro Terbitkan Telegram Rahasia, Ibukota di Bawah Ancaman Teror Bom

Ayah mana yang membimbingmu sehingga rasa ketakutan yg kau ciptakan dalam aksimu?

Makanan apa yang mengalir ketubuhmu sehingga kau merasa terpilih sebagai mesin pencabut nyawa.

Pakaian apa yang kaupakai hingga kau merasa gagah, tak tersentuh neraka