Gara-gara Pilot Nggak Diantar Jemput, Direksi Garuda Ini Terancam Dicopot

pilot garuda
Pilot Garuda Indonesia ancam mogok/Rmol.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemerintah dan pemegang saham PT. Garuda Indonesia harus mencopot Direktur Personalia, Linggarsari Suharso.

Presiden Asosiasi Pilot Garuda (APG), Kapten Bintang Hardiono menegaskan bahwa aturan yang dibuat Linggarsari sangat merugikan karyawan.

“Banyak aturan yang dibuat tidak sesuai dengan kondisi kru di lapangan, jelas ini merugikan kami dan perusahaan,” kata dia kepada awak media di Resto Pulau Dua, Jakarta, Rabu, (2/5/2018).

Kapten Bintang menjelaskan, akibat kebijakan tersebut, kinerja karyawan dan pilot di lapangan menurun. Sehingga, pesawat sering delay dan tentunya mendapat komplain dari konsumen.


Dia mencontohkan, salah satu aturan yang merugikan yakni penghapusan antar jemput pilot yang diganti uang transport.

“Seorang pilot pulang jam 2 malam tidak antar jemput, begitu berangkat pagi, akhirnya ini membuat pilot fatigue dan berbahaya buat keselamatan penerbangan,” jelas Kapten Bintang.

Kebijakan-kebijakan yang tidak merugikan itu juga sudah sering diungkapkan, namun tidak mendapat respon yang baik dari Linggarsari.

“Maka dari itu kami nuntut mogok jika yang bersangkutan tidak diganti. Kami tidak ingin perusahaan ini hancur oleh oknum tertentu,” beber Kapten Bintang.

(sam/rmol/pojoksatu)