Terima Saja, Gak Ada yang Istimewa dari Pertemuan Anies Baswedan dan Erdogan

anies erdogan
Gubernur DKI Anies Baswedan dalam lawatannya ke Turki/Foto: Instagram.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertemuan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan disambut riuh para pendukungnya.


Di media sosial, Anies bahkan sampai dielu-elukan sebagai gubernur rasa presiden.

Alasannya, Anies disambut Erdogan bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya bak presiden lalu diajak shalat Jumat bersama.

Namun tak demikian di mata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin.


Kenyataan Pahit di Balik Video Pertemuan Anies Baswedan dan Presiden Erdogan

Ia justru menilai momen yang kemudian diunggah Anies di akun medsos miliknya itu justru tak ada yang istimewa.

Sebaliknya, hal itu hanya sekedar menunjukkan kebahagiaan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu bertemu dengan Erdogan yang membawa Turki jadi negara yang disegani dunia.

“Karena Erdogan itu representasi pemimpin muslim dunia yang mampu membawa Turki disegani dunia,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/4/2018).

Selain kebahagiaan, pertemuan itu tak lebih sekedar menunjukkan kekaguman Anies bertemu dengan Erdogan.

Diramal Amien Rais jadi Penyelamat Negeri, Anies Baswedan Bilang ‘Amin’

Namun demikian, Ujang menilai tidak ada yang istimewa dari pertemuan keduanya.

Sebab bukan Anies saja yang mengagumi Erdogan sebagai tokoh inspiratif bagi umat muslim di dunia.

“Salah satu gerakan nasional sholat subuh berjamaah yang dilakukan oleh kelompok PA 212 adalah meniru apa yang dilakukan Erdogan di Turki, jadi tidak ada yang spesial,” katanya.

“Itu soal kebanggan Anies saja. Karena Erdogan banyak menginspirasi tokoh-tokoh Indonesia,” pungkasnya.

Bocor! Budi Gunawan, Jimly Ashidiqie dan Mahfud MD Kandidat Cawapres Jokowi

Tak lama setelah lawatan Anies ke Turki, sebuah akun Facebook dengan nama Salman Faris membagikan video amatir yang menunjukkan saat sebelum Anies Baswedan bertemu Erdogan.

Video dimulai dengan kerumunan ribuan orang warga Turki yang tengah menunggu Erdogan di depan masjid.

Terdapat seperti pagar pembatas yang tidak terlalu tinggi yang menjaga agar warga tidak terlalu dekat dengan rombongan presiden.