Gubernur Anies Dicerca Lantaran Tak Terbuka Hasil Pertemuan dengan Erdogan, Apa Dampaknya Buat DKI?

anies erdogan
Gubernur DKI Anies Baswedan dalam lawatannya ke Turki/Foto: Instagram.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan seharusnya menjelaskan kepada publik, khususnya warga ibukota terkait perihal maksud dan tujuan kunjungannya ke Turki.


“Sebab, Anies melakukan kunjungan ke berbagai tempat itu tentunya dengan menggunakan APBD,” kata pengamat politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/4).

Misalnya, sambung Ray, apa saja yang dilakukan oleh Anies dan kenapa kunjungan itu harus dilakukan serta rincian penggunaan dana dari kegiatan yang dimaksud.

“Masa-masa transparansi seperti itu sebaiknya terus dirawat bahkan ditingkatkan,” ujarnya.


Jika hanya bertujuan untuk menaikan elektabilitas atau menjadi perbincangan lantaran mengunjungi Erdogan, Ray justru menangkap kesan pertemuan itu miskin makna dan kualitas.

“Bersalaman dengan tokoh ini atau itu tanpa hasil yang konkrit bagi daerah adalah salah satunya,” imbuhnya.

Kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Turki dan pertemuannya dengan Presiden Tayyip Recep Erdogan jadi pembicara dan ikut memanaskan lantai bursa calon presiden Indonesia.

Disebutkan bahwa pertemuan itu adalah sesuatu yang sangat istimewa. Tetapi belakangan beredar klip yang memperlihatkan pertemuan antara Erdogan dan Anies Baswedan itu.

Dari video yang diunggah pemilik akun Facebook, Salman Faris tampak bagaimana Anies Baswedan tertangkap kamera menunggu kedatangan Erdogan di tempat biasa, di antara kerumunan warga yang juga menunggu kehadiran Erdogan.

Disebutkan bahwa itu adalah hari Jumat, dan seperti biasa Erdogan memiliki kebiasaan menyapa warga di masjid tempat ia akan menunaikan shalat Jumat.

(wid/rmol/pojoksatu)