Poros Maritim Gagasan Jokowi Hanya Berisi Kecebong

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Joko Widodo bukan kali ini mendapat kritik pedas berkenaan visi poros maritim dunia yang didengungkan sejak 2014 lalu.

Ibaratnya, poros maritim dunia milik presiden itu adalah lautan kecebong.

Demikian diungkap Ketua Umum Maritim Berkarya, Andriyani Sanusi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu(22/4/2018).

Amien Rais Yakin Jokowi-Prabowo Gak akan Akur, Adanya Berseteru


Selain lautan kecebong, Andry juga menyebutnya hanya berisi orang-orang yang serakah.

“Ini seperti lautan kecebong, di mana di dalamnya penuh dengan orang-orang yang memanfaatkan visi ini untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Kecebong, jelasnya, tidak lain adalah para mafia yang mengejar rente untuk kepentingan sendiri atau kelompoknya.

Para mafia itu kini menyebar di hampir setiap instansi yang membidangi laut.

Ada Partai Pemerintah Dekati Abraham Samad Minta Jadi Cawapres Jokowi, Begini Responnya

Pria yang juga menjabat sebagai ketua Pergerakan Pelaut Indonesia itu menyebut ada salah satu ditjen di kementerian.

“Saya tahu betul di sana masih banyak mafia yang memperjualbelikan ijazah pelaut palsu dan mengenakan biaya tinggi setiap urus perizinan,” bebernya.

Tak hanya satu-dua instansi, yakin dia, malah juga terjadi di sejumlah sektor dan instansi lainnya.

Seperti pelabuhan, perikanan, pendidikan maritim, sampai merambah di sektor swasta.

AHY Dinilai Paling Berpeluang Rebut Kekuasaan Jika Jadi Cawapres Jokowi, Kenapa?

Karena itu, pihaknya pun menyayangkan visi yang menurutnya cukup bagus itu kemudian rusak.

Dan hal itu disebabkan oleh orang-orang yang diamanati mengurus laut hanya bermental pengejar rente.

“Kami sangat mendukung sekali visi poros maritim dunia Pak Jokowi, tetapi sayang oknum pelaksananya tidak becus memegang amanah,” tegasnya lagi.

Senada dengan Ketua Dewan Pertimbangan Berkarya Tedjo Edhy, ia juga mendukung upaya untuk mengembalikan UUD 1945 asli.

Sam Aliano Siapkan Modal Triliunan Lawan Jokowi, Begini Reaksi Netizen

Sambungnya, Indonesia harus kembali ke jati dirinya sebagai Bangsa Maritim yang kuat lewat pengembalian UUD 1945.

“Karena amandemen inilah visi maritim Jokowi jadi berantakan akhirnya melahirkan para kecebong,” cetusnya.

Download aplikasi PojokSatu.id dapat hadiah menarik setiap hari

(wid/rm/ruh/pojoksatu)