Prabowo 21,8 Persen, Gerindra Bilang 2019 Jokowi Is Over, Pertanda Kalap?

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono
Arief Poyuono

POJOKSATU.id, JAKARTA – Lagi-lagi, Prabowo Subianto disungkurkan Joko Widodo (Jokowi) dalam hasil survei elektabilitas dan dibuat tak berkutik sama sekali.

Atas hasil survei tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono pun langsung bereaksi keras.

Ia menyebut bahwa masa kepemimpinan Jokowi akan berakhir pada 2019 mendatang.

Dikatakan mantan anak buah Megawati Soekarnoputri itu, Gerindra sama sekali tak risau dengan elektabilitas Jokowi lagi-lagi menjadi yang teratas jelang Pilpres 2019.


Mardani Ali Sera Akui Kedigdayaan Jokowi, Keseleo Lidah atau Menyerah?

Malah, pihaknya tetap optimis bisa membalas kekalahan di Pilpres 2014 lalu.

“Kami tetap optimistis bisa kalahkan Joko Widodo,” tekan Arief, Kamis (19/4/2018).

Arief menegaskan, partai berlambang kepala burung Garuda itu tak bekerja berdasarkan angka-angka dalam hasil survei.

“Kami tidak berpegang pada hasil survei,” tekan dia.

‘Penerawangan’ Fahri Hamzah, Capres Baru Lahir 10 Agustus 2018 Tengah Malam

Sebaliknya, ia mempertanyakan hasil survei Cyrus Network dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Saat itu, Managing Director Cyrus Network Eko Dafid Afianto menyebut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sulit dikalahkan.

Disebutkan, bahwa elektabilitas Ahok saat itu cukup tinggi mencapai 46 sampai 56 persen.

Nyatanya, lanjut anak buah Prabowo itu, Ahok malah gagal menjadi gubernur karena dikalahkan pasangan Anies Baswedan–Sandiaga Uno.

Terimalah Kenyataaan, Gak Ada yang Bisa Tumbangkan Jokowi, Prabowo dan Gatot Sekalipun

“Survei elektabilitas itu kan hasil hari ini. Bukan setelah resmi terdaftar di KPU sebagai capres dan kampanye,” jelas Arief.

Berbekal pengalaman tersebut, Arief pun yakin seyakin-yakinnya, Prabowo bisa menumbangkan Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

“Saya katakan sekali lagi ya, 2019 Joko Widodo is over,” tegas Arief.