Tahun Ini, Ujian Nasional di Jabar 100% Berbasis Komputer

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) saat melakukan peninjauan UNBK di SMKN 2 Jl. Ciliwung No 4 Cihapit, Kota Bandung, Senin (2/4/2018). (FOTO : Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) saat melakukan peninjauan UNBK di SMKN 2 Jl. Ciliwung No 4 Cihapit, Kota Bandung, Senin (2/4/2018). (FOTO : Humas Pemprov Jabar)

Disinggung terkait resiko kesalahan teknis, Ahmad Hadadi menyebutkan pihaknya telah berkoordinasi dengan stake holder terkait guna kelancaran penyelenggaraan UNBK serentak ini.

Yang penting, katanya, penyelenggaraan UNBK bisa tepat waktu dan soal yang diujikan masih asli, tidak ada penambahan maupun pengurangan.

“Kami sudah antisipasi, termasuk PLN. Sehingga diharapkan selama UNBK pasokan listrik bisa maksimal, tidak ada kendala.

Kalau ada persoalan, bisa aja diundur berapa jam. Misalnya suplai listrik terhenti satu jam, bisa kita undur satu jam berikutnya. Sudah koordinasi, kita tidak ada masalah,” jelas Ahmad.


Angka Partisipasi Pendidikan SMA Meningkat Signfikan

Tahun ini peserta didik yang mengikuti UNBK tingkat SMA di Jawa Barat berjumlah 638.045 siswa dari 6.457 institusi pendidikan setingkat SMA, SMK, MA dan Paket C.

Jumlah ini dinilai meningkat dari tahun sebelumnya yang berkisar 550.000 siswa.

Bagi Aher, peningkatan ini menjadi salah satu indikator perkembangan pendidikan tingkat SLTA yang lebih baik lagi setelah alih kelola ke pihak provinsi.

“(jumlah peserta UNBK) Naik dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya di angka 550.000-an. Kalau sekarang 638.000 berarti angka partisipasi SMA ketika masuk ke provinsi (alih kelola) langsung naik tinggi,” ujar Aher.

Aher juga mengungkapkan, berdasarkan perhitungan yang baru, peningkatan angka partisipasi pendidikan SLTA di Jawa Barat naik secara signifikan.

Mulai dari kisaran 45% di tahun 2008, angka partisipasi pendidikan SLTA tahun 2018 ini sudah mencapai 81%.

Aher berharap pada tahun ajaran baru menjelang 2019 mendatang, angka partisipasi pendidikan SLTA di Jawa Barat dapat menembus angka 90%.

(dia/pojoksatu)