Deretan Kasus Arseto Suryoadji Penghina Jokowi, Kayak Gerbong Kereta!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Akhirnya, pelaku pencemaran nama baik relawan Jokowi, Arseto Suryoaji (38) ditangkap dan digelandang ke Mapolda Metro Jaya.

Penangkapan Arseto dilakukan Subdit Cyber Ditreskrimsus di kawasan Jalan Jatibaru, Tahah Abang, Jakarta Pusat.

Ia menjadi tersangka atas kasus dugaan pencemaran nama baik untuk menimbulkan rasa kebencian individu maupun kelompok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono menyatakan, selain menangkap Arseto, pihaknya juga melakukan penggeledahan.


Arseto Suryoadji Ditangkap, Ternyata Tukang Madat

“Kita temukan beberapa alat bong sabu di rumahnya. Jadi kita cek dari kemarin oleh (Direkotat) Narkoba ada bongnya, ada pipetnya, klip dan sebagainya,” ungkap Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (29/3/2018).

Atas penemuan barang bukti tersebut, selanjutnya polisi melakukan tes urin dan uji sample rambut.

“Mulai hari ini kita bawa ke Labfor akan kita lakukan pemeriksaan urine, darah dan rambut,” lanjut Argo.

Selain alat menghisap sabu, Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu juga menyebut menemukan barang bukti senjata air softgun dan senapan angin yang didapat dari dalam mobil Arseto.

Relawan Jokowi Jual Undangan Resepsi Kahiyang 25 Juta Berujung Polisi

Karena itu, pihaknya juga tengah mendalami terkait izin dan kepemilikan dua pucuk senjata air softgun tersebut.

“Nanti kita cek dulu kaliber berapa dan sebagainya, masih kita dalami,” jelasnya.

Sudah cukup? Ternyata belum.

Lebih lanjut, polisi juga diduga Arseto melakukan tindak pidana menyebarluaskan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu berdasarkan SARA.

Hal itu tertuang laporan polisi, nomor LP/1646/III/2018/PMJ/Ditreskrimsus tgl 26 Maret 2018.

“Arseto sudah tersangka karena melakukan ujaran kebencian terhadap kelompok keagamaan yang di posting di Facebook pada Minggu yang lalu,” beber Argo.