Aher Minta Semua BUMD Patuhi PP No 54/ 2017

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) dalam forum BUMD Sosialisasi dan Business Matching/Partnership BUMD se-Jabar yang digelar di Hotel Grand Preanger Kota Bandung, Kamis (15/03/2018). (FOTO : Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) dalam forum BUMD Sosialisasi dan Business Matching/Partnership BUMD se-Jabar yang digelar di Hotel Grand Preanger Kota Bandung, Kamis (15/03/2018). (FOTO : Humas Pemprov Jabar)

POJOKSATU.id, Bandung – Dalam forum Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dihadiri oleh para direktur BUMD Pemprov Jabar dan Kabupaten Kota, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meminta kepada semua BUMD untuk mematuhi Peraturan Pemerintah No 54 tahun 2017 tentang BUMD, salah satunya yaitu BUMD harus berbadan hukum atau Perseroan Terbatas.


“PP No 54 itu lebih kepada seluruh BUMD di Provinsi dan Kabupaten Kota yang belum berbadan hukum sebaiknya segera di badan hukum kan menjadi PT ya,” pintanya dalam forum BUMD Sosialisasi dan Business Matching/Partnership BUMD se-Jabar yang digelar di Hotel Grand Preanger Kota Bandung, Kamis (15/03/2018).

Aher mencontohkan, BUMD milik Pemprov Jabar yaitu PD Jawi kini telah berubah nama dan statusnya menjadi PT Jaswita (Jasa Pariwisata).

“Alhamdulillah terakhir kan PD Jawi sekarang sudah berubah jadi PT Jaswita, ini tentu bagian dari penyesuaian BUMD dengan PP tersebut,” ujarnya.


Di saat yang sama, BUMD juga harus lebih berkontribusi bagi kebutuhan masyarakat luas.

Seperti di bidang pertanian ada PT Agrojabar, bidang penjaminan usaha kecil masyarakat ada PT Jamkrida dan tentunya PDAM di 27 Kabupaten Kota.

“BUMD itu harus mengerjakan hal-hal penting bagi masyarakat yang boleh jadi belum menarik sektor swasta itu juga penting agar kebutuhan orang banyak terpenuhi,” katanya.