Fix, Sandiaga Uno Bolehkan PKL Jualan di Sudirman-Thamrin

Kawasan PKL Tanah Abang yang lengang, Rabu (3/1). Foto via JawaPos.com
Kawasan PKL Tanah Abang yang lengang, Rabu (3/1). Foto via JawaPos.com

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wakil Gubenur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan, Pemprov DKI Jakarta membolehkan para pedagang kaki lima (PKL) berjualan di kawasan Sudirman-Thamrin.


Kebijakan itu diambil untuk mengakomodir PKL agar memiliki tempat berjualan sebagai mata pencaharian.

Akan tetapi, Sandi menyebut tak sembarang pedagang bisa menggelar lapaknya di kawasan ramai di pusat Ibukota itu.

Sebab, pihaknya nantinya akan menetapkan kualisfikasi khusus bagi mereka yang ingin berjualan di kawasan tersebut.


Nah, Akhirnya Sandiaga Uno Akui Kehebatan Ahok, Kalau Anies?

Saat ini, rancangan kualifikasi dimaksud tengah dibuat dan disusun Dinas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) DKI.

Demikian ditegaskan kata Sandi di Balai Kota DKI, Kamis (8/3/2018).

“Nanti kurasinya di Dinas UMKM akan dibangun,” ungkapnya.

Dalam penjelasannya, Sandi memberikan gambaran umum bahwa nantinya pedagang yang dibolehkan berjualan di kawasan Sudirman-Thamrin harus memenuhi sejumlah kualifikasi.

Diantaranya, sudah pernah mendapatkan pelatihan dan menerima sertifikat yang tepercaya.

Selain itu, produk yang dijualnya juga harus memenuhi standar kualitas yang ditentukan.

Tak ketinggalan, nantinya para PKL itu juga diharuskan memberikan laporan keuangan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Anda Kritik Sandiaga Uno soal Penebangan Pohon Sudirman-Thamrin? Bakal Dipanggil

“Mereka juga menjadi pembayar pajak yang patuh,” kata Sandi.

Sebelumnya, Sandiaga Uno juga berencana memanggil pihak-pihak yang mengkritik kebijakan Pemprov DKI yang menebang ratusan pohon sepanjang trotoar Sudirman-Thamrin.

Sandi menyatakan, pemanggilan dan pengumpulan para pengkritik kebijakan penebangan pohon itu dilakukan untuk mencari solusi penataan di area tersebut.

“Ini sudah menjadi pembahasan kami. Saya sudah mengingatkan Dinas Kehutanan dan dinas terkait untuk merangkul komunitas untuk diajak bicara,” kata Sandi.

Sandi mengakui, pihaknya sudah menjalin komunikasi awal dengan Koalisi Pejalan Kaki.

“Masukan dari Koalisi Pejalan Kaki sangat-sangat penting. Karena itu, nanti diingatkan pada yang terkait karena ini prosesnya masih berjalan untuk mereka melakukan pendampingan,” jelas Sandi.

Download aplikasi PojokSatu.id dapat hadiah menarik setiap hari

Mengenai nasib pohon yang ditebang, Sandi mengatakan, nantinya akan dipindahkan ke Waduk Pluit.

“Ada pindah juga di dekat situ. Jadi nanti teknisnya disampaikan oleh Dinas Kehutanan,” pungkas Sandi.

Untuk diketahui, Sandi berencana menebang 451 pohon di kawasan Sudirman-Thamrin guna penataan trotoar pedestrian.

(tan/jpnn/ruh/pojoksatu)