Anies Baswedan Dipolisikan, Politisi Gerindra: Banyak Yang Belum Move On

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik
Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilaporkan ke polisi oleh Sekretaris Jenderal Cyber Indonesia, Jack Boyd Lapian, Kamis (22/2) malam.

Laporan polisi itu dibuat lantaran kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dinilai melanggar hukum.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengaku tetap akan mendukung penuh segala kebijakan yang dibuat Pemprov DKI Jakarta.

Menurut Ketua DPD Partai Gerindra DKI itu, pelaporan polisi adalah hal yang sangat wajar.


Anies Baswedan Dilaporkan Cyber Indonesia ke Polda Metro, Ini Kasusnya!

“Biasa aja itu mah. Tadi kan saya bilang biasa aja. Jadi gubernur pasti banyak yang ngelaporin,” katanya saat ditemui di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (23/2/2018).

Malah, anak pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI itu menyebut hal itu berkaitan dengan Pilkada DKI Jakarta yang dimenangkan Anies-Sandi.

Karena itu, ia menilai bahwa pelaporan tersebut dikarenakan masih banyak orang-orang yang belum bisa menerima kekalahan.

“Banyak yang belum move on,” singkat anak buah Prabowo Subianto ini.

Gubernur DKI Anies Baswedan Dipolisikan, Polda Metro Jaya Ungkap Nasibnya

Namun demikian, Taufik menegaskan bahwa semua kebijakan Anies-Sandi selama ini dikeluarkan hanya untuk kepentingan rakyat Jakarta.

Terutama bagi masyarakat dan rakyat kecil atau wong cilik.

“Anies-Sandi itu programnya buat rakyat kecil,” ketusnya.

Bahkan, Taufik juga akan memberikan dukungan total atas kebijakan penghidupan kembali moda transportasi becak di DKI Jakarta.

Gubernur DKI Anies Baswedan Dipolisikan, Bisa ke Mabes Polri

Taufik bersikukuh, kebijakan Anies-Sandi itu sama sekali tak menabrak aturan dan perundangan yang ada.

Termasuk Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum yang melarang becak beroperasi di Jakarta.

“Nggak (melanggar Perda) itu,” tegasnya.

Pasalnya, sekalipun ada Perda yang melarang, pada kenyataannya becak masih saja beroperasi di jalanan kampung di Jakarta.

Politisi Gerindra Sebut Anies Baswedan Tak Pernah Salah!

“Sekarang kenapa Anda nggak tanya, itu melanggar Perda nggak kalau sekarang?” ucapnya.

“Sekarang kan ada (becak), ya nggak pernah diributin. Begitu kita kasih dan bagus juga, Anda ribut,” ketusnya.

Meski demikian, untuk mendapatkan kepastian hukum, anak buah Prabowo Subianto ini mengatakan bahwa Perda yang melarang beroperasinya becak di ibu kota perlu dirubah.

“Nanti Perda-nya bisa diubah,” katanya.

Dilaporkan ke Polisi, Pengamat: Wong Cilik Tumbal Politik Anies Baswedan

Anies Baswedan dilaporkan ke Polda Metro Jaya lantaran kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dinilai melanggar hukum.

Laporan tersebut dibuat pada Kamis (22/2/2018) pukul 21.00 dan diterima dengan nomor registrasi LP/995/II/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 22 Februari 2018.

Jack menilai, kebijakan Anies sudah mengarah pada dugaan tindak pidana.

Sebab, saat merealisasikan penutupan jalan di depan Stasiun Tanah Abang, Anies menjamin bahwa trotoar di sepanjang wilayah Tanah Abang sepenuhnya diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Warga Jakarta Siap-siap, Anies Baswedan Bakal Naikkan Pajak Sampai 1.000 persen

“Namun, belakangan banyak PKL yang memanfaatkan trotoar untuk berjualan yang menyerobot hak pejalan kaki. Kita mewakili pejalan kaki mau lewat saja tidak bisa, ya mungkin ke depan akan banyak pelapor-pelapor,” bebernya.

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 Undang-undang Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan berbunyi, setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan.

Kemudian, setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang milik jalan.

Dan setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang pengawasan jalan.

Download aplikasi PojokSatu.id dapat hadiah menarik setiap hari

(san/rm/ruh/pojoksatu)