Pertamina Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Bogor dan Banjir Jakarta

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III menyalurkan sejumlah bantuan untuk korban bencana longsor di Bogor dan banjir di Jakarta, Rabu (7/2/2018).
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III menyalurkan sejumlah bantuan untuk korban bencana longsor di Bogor dan banjir di Jakarta, Rabu (7/2/2018).

POJOKSATU.id,BOGOR–PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III menyalurkan sejumlah bantuan untuk korban bencana longsor di Bogor dan banjir di Jakarta.

Untuk di wilayah Bogor, bantuan diserahkan di Kampung Maseng Desa Cijeruk, Bogor pada Rabu (7/2/2018).

Unit Manager Communication & CSR MOR III, Dian Hapsari Firasati mengatakan pihaknya langsung berkordinasi dengan BPBD untuk menentukan jenis bantuan yang diperlukan oleh korban bencana longsor di Bogor.

“Bantuan yang diberikan untuk korban longsor di Bogor diantaranya berupa bantuan sembako, obat-obatan dan terpal untuk warga. Bantuan seperti ini menjadi salah satu upaya Pertamina untuk membantu masyarakat dalam pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan untuk korban longsor di Bogor, Pertamina bersama Hiswana Migas juga memberikan bantuan LPG non subsidi termasuk Bright Gas 12 kg untuk sejumlah dapur umum di lokasi banjir di Jakarta.

“Ini adalah respon cepat yang kami lakukan, selain di Bogor yaitu tepatnya di Jakarta, begitu kami mengetahui adanya dapur umum yang dikelola oleh instansi yang berwenang. Kami terus berkordinasi dan bersama Hiswana Migas dan instansi terkait untuk memberikan bantuan Bright Gas 12 kg. Hingga saat ini sudah diserahkan di 5 (lima) titik dapur umum dan akan terus bertambah jumlah dapur umum lainnya,” ujarnya.

Beberapa lokasi yang sudah menerima bantuan Bright Gas 12 kg untuk dapur umum adalah Kelurahan Kebon Baru Tebet, Manggarai, Rawa Jati dan Lenteng Agung. Jumlah Bright Gas 12 kg yang dibantu bervariasi antara 3-5 tabung per titik lokasi dapur umum.

“Kami berharap bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban masyarakat yang terkena musibah. Karena pada kondisi seperti ini pasti perlu yang serba cepat, sehingga kami berusaha sebisa mungkin menyediakan kebutuhan primer dapur umum, yaitu LPG dan kebutuhan primer lainnya seperti sembako. Tentunya kami berharap masyarakat dapat segera kembali beraktivitas seperti biasa.”, tutup Dian.

(*/ysp/pojoksatu)

Loading...