Hari ini SBY Laporkan Pengacara Setya Novanto ke Mabes Polri

Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono terseret dalam proyek e-KTP
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono

POJOKSATU.id, JAKARTA – Setelah Fredrich Yunadi, Firman Wijaya bisa jadi tersandung masalah. Sebab kabarnya, ia akan dipolisikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Mabes Polri.


Pelaporan Ketua Umum Partai Demokrat atas pengacara Setya Novanto itu tidak lain berkenaan dengan proyek e-KTP yang sampai ke meja hijau.

Hal itu terkait tudingan Firman bahwa SBY dan Demokrat sebagai aktor besar dalam proyek yang ditaksir merugikan negara Rp2,3 trilyun itu.

Partai Demokrat Ancam Pengacara Setya Novanto soal Kasus Korupsi e-KTP

Informasi yang diperoleh redaksi, SBY rencananya akan mendatangi Mabes Polri Selasa (6/2) siang.


Dalam pelaporannya itu, SBY akan mempolosilam Firman atas dugaan fitnah.

Kabarnya, mantan Presiden ke-6 RI itu tidak akan datang sendiri ke Mabes Polri. Ada sederet anak buahnya yang akan ikut mengawal.

Siap-siap, SBY akan Berikan Jawaban soal e-KTP

Diantaranya, para pengurus partai, anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, pengurus DPD Demokrat DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat serta simpatisan.

Sebelum berangkat ke Mabes Polri, mereka akan berkumpul terlebih dahulu di kantor DPP di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat.

Untuk diketahui, kemarin, partai berlambang bintang mercy itu sudah melaporkan Firman ke Dewan Kehormatan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Disebut Atur Proyek e-KTP, Demokrat Sebut Landasan Hukum

Dalam laporan itu, Firman dianggap melanggar kode etik advokat.

Sebab, ia dianggap menyampaikan berita bohong di luar persidangan terkait kasus dugaan korupsi e-KTP dan membentuk opini yang sesat.

Sekretaris Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ardy Mbalembout menyebut tindakan Firman yang pernah menjadi pengacara Anas Urbaningrum itu sesuai dengan Pasal 6 UU Advokat.

Disebut dalam Kasus e-KTP, Kubu Novanto Minta SBY Buka-Bukaan

Opini sesat Firman yang dimaksud adalah menyebut Partai Demokrat dan SBY terlibat kasus e-KTP.

Untuk diketahui, sebelum Firman Wijaya, Fredrich Yunadi adalah pengacara terdakwa kasu korupsi e-KTP, Setya Novanto.

Fredrich kini telah ditetapkan jadi tersangka oleh KPK dengan tuduhan menghalang-halangi penyelidikan.

Peradi sebelumnya juga telah memecat Fredrich.

Download aplikasi PojokSatu.id dapat hadiah menarik setiap hari

(dem/rm/ruh/pojoksatu)