Cerita di Balik Banjir Bogor: Pengantin Baru, Lele Warna Pink dan Granat

Ikan lele bule dan granat ditemukan saat banjir Bogor

POJOKSATU.id, BOGOR – Banjir Bogor menyisakan sederet cerita unik dan menarik. Banjir yang merendam 16 titik di Kota Bogor diwarnai penemuan ikan lele warna pink, granat, dan cerita pengantin baru.

Banjir bandang yang terjadi pada Senin (5/2/2018) pagi itu juga menyebabkan Bendung Katulampa Siaga 1 dengan ketinggian permukaan air 240 centimeter.

Akibatnya, ribuan warga Jakarta juga ikut terdampak. Banjir menggenangi 11 wilayah di ibu kota dan merendam ribuan rumah penduduk, khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung.

Berikut 3 cerita di balik banjir bandang Bogor:


1. Ikan Lele Warna Pink

Ikan lele warna pink ditemukan di salah satu rumah warga di Bogor, Jawa Barat. Lele ‘bule’ ini muncul saat rumah warga tergenang air akibat luapan Sungai Ciliwung, Senin (5/2/2018).

Ikan lele warna pink
Ikan lele warna pink

Lele unik ini ditemukan warga bernama Rama Dewahyu saat membersihkan tumpukan sampah yang masuk ke dalam rumahnya di Babakan Perumnas RT 9/06 Keluarahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

“Sodara saya Rama Dewahyu lagi bersih-bersih sampah. Terus ada yang gerak-gerak di air. Pas dilihat ternyata ikan lele. Tapi warnanya pink,” ucap Iwan, warga Babakan Perumnas.

Baca selengkapnya…

2. Granat

Warga bernama Nasri menemukan granat jenis Nanas di pinggir Kali Ciliwung, Desa Cilebut Timur, Kabupaten Bogor. Warga menemukan granat tersebut saat hendak membersihkan sampah banjir.

“Niatnya mau ngebersihin rumah, kemudian dia menemukan granat itu. Ya posisinya lagi bersih-bersih saat banjir, kemudian dia melihat di pinggir sungai Ciliwung ada granat, akhirnya diangkat sama dia,” terang Kapolsek Sukaraja, Kompol Lusi Saptaningsih kepada Pojokjabar, Senin (5/2/2018).

Granat ditemukan saat banjir
Granat

Granat tersebut sudah diamankan oleh Koramil Sukaraja. “Sudah diamankan, kalau yang menemukan itu namanya pak Nasri,” imbuhnya.

3. Pengantin Baru

Warga Bogor bernama Destry melangsungkan pernikahan pada Senin (5/2/2018). Desty harus berjalan kaki melewati jembatan gantung yang nyaris tersentuh banjir bandang.

Meski banjir cukup deras, Destry tak gentar melintasi jembatan gantung Lebak Kantin, Sempur agar bisa sampai ke pelaminan di gedung serbaguna Sempur.

“Mempelai wanita destry, warga lebak kantin mau ke tmpt resepsi di gedung serbaguna sempur untuk melakukan pernikah tadi pagi putri dari pasanagan ibu dian dan bpk eman untuk melakukan akad pernikahan,” tulis akun Instgram @muhamadasepjalaludin4495, Senin (5/2/2018).

Berikut videonya:

(one/pojoksatu)