Kesaksian Mirwan Amir Beberkan Peran SBY dalam Proyek e-KTP, Jelas!

Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono terseret dalam proyek e-KTP
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono

POJOKSATU.id, JAKARTA – Nama mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut dalam sidang lanjutan terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto.


Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Kamis (24/1/2018), SBY disebut ikut mengatur proyek e-KTP dari kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Hal itu tersampaikan dalam kesaksian mantan Wakil Ketua Banggar dari Fraksi Demokrat, Mirwan Amir.

Salah satu pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya menyebut, perintah SBY tetap melanjutkan proyek e-KTP itu merupakan bentuk intervensi.


Firman juga menegaskan bahwa pernyataan Mirwan itu membuktikan siapa sebenarnya otak alias aktor besar yang menjadi penguasa di balik proyek e-KTP.

Ternyata, SBY Ikut Atur Proyek E-KTP dari Rumahnya!

“Mirwan bilang, dia sampaikan kepada pemenang pemilu 2009 bahwa urusan e-KTP ini ada masalah, jangan dilanjutkan,”

“Tapi instruksinya tetap diteruskan. Jadi jelas yang namanya intervensi, ini yang disebut kekuasaan besar,” beber Firman.

Hal itu, lanjut Firman, juga menunjukan bahwa kliennya tidak pernah mengintervensi megaproyek tersebut.

“Saksi Mirwan Amir tadi sudah bilang disampaikan di Cikeas,” tandasnya.

Untuk diketahui, Mirwan sendiri dihadirkan untuk menjadi saksi bagi Setya Novanto.

“Memang itu program dari pemerintah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),” terang Mirwan.

Blak-blakan Ungkap Kehidupan di Balik Penjara, Setya Novanto Ngaku Makin Sengsara

Mirwan mengaku, dirinya saat itu pernah meminta kepada SBY untuk tidak melanjutkan proyek tersebut

Hal itu didasarkan atas saran salah satu kawan dekatnya, yakni pengusaha Yusnan Solihin.

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan kepada Mirwan bahwa proyek tersebut bermasalah.

Saat itu, dirinya masih menjabat sebagai Ketua DPP Partai Hanura.

Akan tetapi, saran Mirwan itu dimentahkan SBY dalam sebuah rapat pengurus Demokrat di kediamannya di Kawasan Cikeas.

Dia lalu memerintahkan proyek e-KTP tersebut harus tetap dilanjutkan demi sejumlah alasan, salah satunya pilkada.

“Tanggapan SBY bahwa ini menuju pilkada, bahwa proyek ini harus diteruskan,” urai Mirwan.

Download aplikasi PojokSatu.id dapat hadiah menarik setiap hari

Mirwan juga menyampaikan ke Ketua Majelis Hakim Yanto kalau dia hanya bisa menurut dengan kemauan SBY.

Mirwan tidak memiliki kekuatan untuk melawan perintah SBY.

“Saya hanya sebatas itu saja. Saya tidak mempunyai kekuatan untuk menyetop program e-KTP ini,”

“Tapi saya sudah sampaikan itu kepala pemenang pemilu atas saran dari Pak Yusnan karena katanya ada masalah,” tandasnya.

(rm/ruh/pojoksatu)