Pengusaha Muda yang Tertipu Rp 5 Miliar Sebut Keluarga Cendana, Terlibat?

POJOKSATU.id –Petugas Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap 6 kawanan pelaku penipuan dengan kerugian Rp 5 miliar.

Modusnya, pelaku ternyata mengaku kepada korban berinisial V (30) sebagai orang dekat keluarga Cendana.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Ade Ary, menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari pinjaman uang yang diajukan korban berinisial V (30) ke kawanan pelaku sebanyak Rp 500 miliar.

“Uang dipinjam korban untuk memperluas usaha perkebunan kelapa sawit di kawasan Jambi,” ujar Ade kepada wartawan, di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (23/1/2018).


Setelahnya pada 30 Oktober 2017, V dihubungi oleh salah satu pelaku AR untuk menemui bosnya yaitu AW di Apartemen Belezza, Jakarta Selatan.

Permintaan itu disanggupi korban V, akhirnya korban bertemu dengan dengan bos pelaku yaitu AW yang disaksikan pelaku lain HB serta JW yang ketika itu mengaku anggota Kopassus berpangkat mayor, sekaligus mengaku sebagai orang kepercayaan putri mantan Presiden Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak Tutut.

“Korban yakin karena dalam pertemuan dengan AW,  mengaku sebagai orang keluarga cendana,” ungkap Ade meniru kesaksian korban.

Karena mengaku sebagai keluarga cendana,korban pun menyanggupi permintaan pelaku dengan meminta
bunga 1 persen dari Rp 500 M yaitu Rp 5 M yang wajib dibayar di muka.

“Uang pinjaman dikatakan berasal dari Yayasan Kartika Juang, yayasan yang disebut dikuasai Tutut keluarga Cendana,” ujar Ade.

“Dari sini korban tertipu, korban akhirnya menyerahkan uang 368.000 USD kepada pelaku yang senilai dengan uang 5 milliar rupiah, setelah transaksi,sindikat tersebut kabur dan masing-masing tidak bisa di hubungi,” sambung Ade.

Hingga kini para pelaku sudah ditangkap dan diperiksa lebih lanjut. Ke enam  pelaku juga dijerat dengan pasal penipuan dengan ancaman hukuman 378 KUHP dan 372KUHP    Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

(fir/pojoksatu)