Cabut Larangan Motor di Sudirman-Thamrin, Korlantas Polri Beri Anies-Sandi Sebulan

Larangan motor melintas di Jalan Sudirman masih berlaku
Larangan motor melintas di Jalan Sudirman masih berlaku

POJOKSATU.id, JAKARTA – Korlantas Polri memberikan Waktu sebulan bagi Pemprov DKI Jakarta berkenaan pencabutan larangan motor melintas di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.


Waktu sebulan tersebut, yakni evaluasi yang dilakukan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta.

Dengan tenggat waktu tersebut, diharapkan bisa diketahui apakah pencabutan larangan motor melintas di Sudirman-Thamrin menimbulkan dampak kemacetan parah atau tidak.

Hal itu disampaikan Kasubdit Standardisasi Cegah dan Tindak Ditkamsel Korlantas Polri, Kombes Kingkin Winisuda di Mapolda Metro Jaya, Jumat (12/1/2018).


“Akan dilakukan monitoring dan evaluasi. Kita kasih limit waktu 1 bulan. Apakah dampak putusan itu membawa kemacetan parah apa sebaliknya. Kita pantau 1 bulan,” kata Kingkin.

Menurutnya, jika pencabutan kebijakan era Ahok itu justru membuat macet makin parah, tentu harus dilakukan kajian ulang agar mencari solusi lain.”Apalagi mengingat sepeda motor juga jadi salah satu pelanggar dan penyebab kecelakaan lalu lintas terbanyak,” terangnya.

Dengan kata lain, lanjut Kingkin, pihaknya menyarankan kepada Dishubtrans DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya agar terus memonitoring dan evaluasi dampak pencabutan Pergub itu.

Kemudian, memikiran cara bagaimana menangkal macet di sana tanpa Pergub itu.

“Jadi intinya tetap kita laksakana sampai monitoring, bagaimana dampaknya terhadap pembatasan ini. Kita sama-sama ingin wujudkan kemanan, keselamatan, ketertiban,” tutupnya.

Download aplikasi PojokSatu.id dapat pulsa, voucher dan hadiah menarik lainnya

(fir/pojoksatu)