Libur Panjang Natal dan Tahun Baru, Ini Strategi Jasa Marga di Jalan Tol, Catat!

Tarif jalan tol
ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk sudah menyiapkan antisipasi dan upaya menghadapai libur panjang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 di talan tol.


Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jalan tol.

Selain itu, juga untuk mengurangi kepadatan dan kemacetan di jalan tol sepanjang musim libur nanti.

Corporate Secretary PT Jasa Marga, Agus Setiawan mengungkapan pihaknya akan melakukan beberapa tindakan mengantisipasi peningkatan arus kendaraan.


Diantaranya, memastikan kelancaran di ruas jalan tol, di gerbang tol, serta penambahan fasilitas di jalan tol.

Untuk memastikan kelancaran di ruas jalan tol, ini yang akan dilakukan Jasa Marga:

1. Pengalihan rute perjalanan di tol (keluar GT Cikarang Barat 3) dan pengalihan arus lalin ke jalan arteri alternatif berdasarkan diskresi kepolisian.

2. Monitoring dan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang pada 22-23 Desember 2017 dan 29-30 Desember 2017.

3. Pemberlakuan contraflow berdasarkan arahan kepolisian, seperti pemasangan rubbercone untuk contraflow dengan rubbercone machine, menggeser MCB Proyek di Km 21 dan Km 37 Tol Jakarta-Cikampek. Lalu ada penambahan kapasitas lajur Jalan Tol Prof.Soedijatmo Km 28+200 sampai Km 30+600 arah Cengkareng.

4. Penghentian kegiatan proyek selama libur panjang (22 Des 2017 sampai 2 Jan 2018).

5. Percepatan respons time penanganan gangguan lalu lintas dengan penempatan petugas di lokasi rawan kepadatan dan penambahan kendaraan layanan lalu lintas (derek, crane, ambulans).

6. Peningkatan kemampuan monitoring dan identifikasi jam-jam padat dengan RTMS dan melakukan pengaturan buka-tutup lalu lintas di rest area saat terjadi antrian panjang.

Selanjutnya, untuk memastikan kelancaran di gerbang tol, akan dilakukan penambahan kapasitas transaksi di Gerbang Tol, diantaranya:

1. Pemanfaatan gardu reversible di GT Cikarang Utama, GT Cileunyi, GT Pasteur, GT Ciawi.

2. Penambahan mobile reader di GT Cikarang Utama (6 unit), GT Cileunyi (3 unit), GT Pasteur (3 unit).

3. Mengoptimalkan Gardu E-Pass menjadi Hybrid, memindahkan lokasi Top Up, mengarahkan petugas di satelit GT Cengkareng.

4. Menyediakan Uang Elektronik dan Penambahan lokasi Top Up Tunai di sejumlah 31 titik lokasi Top Up tunai (semula dari 13 titik menjadi 44 titik).

Lebih lanjut, Jasa Marga akan menambahkan fasilitas layanan jalan tol di sejumlah titik tertentu, yakni:

1. Mengoperasikan 29 Rest Area dan pengoperasian Parking Bay di Ruas Jalan Tol Jakarta -Cikampek (Km 18A, Km 41A, Km 59 A, Km 58B, Km 34B) dan Tol Palikanci Km 191A dan tambahan 1 lokasi Parking Bay Km 15A di Tol Japek.

3. Bersama Pertamina, PT Jasa Marga akan bekerja sama dengan menyiapan BBM Kemasan di Parking Bay Km 41A dan 59 A Tol, Rest Area Km 33A Tol Jakarta-Cikampek (2 unit motor) oleh Pertamina.

4. Menyiapkan Poliklinik gratis di Posko Cikarang Utama dan Rest Area Km 42B (RS Awal Bros).

5. Penyediaan layanan oleh Bank terkait di Rest Area dan Parking Bay di Km 19A, Km 57A, Km 42B Tol Japek, Rest Area Km 147A, Km 125B,Km 97B Tol Purbaleunyi, Rest Area Km 207 B Tol Palikanci ) dan di parking bay Km 18A Tol Japek.

Agus menjelaskan, pembatasan kendaraan berat ini akan dilakukan di beberapa tempat.

Diantaranya, ruas Jalan Tol Jakarta-Merak, Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek-Brebes Timur, Ruas Jalan Tol Jakarta-Purbaleunyi, Ruas Jalan Tol Bawen-Salatiga.

Selain itu juga diberlakukan di Ruas Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo (Tol Bandara), dan Ruas Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi.

“Di ruas jalan tol itu pembatasan kendaraan berat kita dilakukan,” bebernya.

(sab/JPC/pojoksatu)