Polda Jatim Sesalkan Polisi Ganteng yang Tewas Tersambar Kereta

Polisi Ganteng
Almarhum Bripda Sheriff yang tewas tersambar Kereta Api Bangunkarta di Desa Plosorejo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Sabtu (16/12).

POJOKSATU,id-Insiden tewasnya petugas polisi ganteng Bripda Sheriff Gagah tersambar Kereta Api Bangunkarta di Desa Plosorejo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Sabtu (16/12), meninggalkan duka bagi jajaran Polda Jawa Timur.


Anggota Satlantas Polres Jombang itu tewas tertabrak kereta saat sedang menghalau pengendara yang hendak menerobos palang pintu perlintasan KA.

“Harusnya itu tidak terjadi kalau kita sama-sama mengerti bahayanya menerobos palang pintu perlintasan kereta,” ujar Kepala Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera.


Frans Barung menyatakan, sebagai petugas yang masih muda, Bripda Sheriff tentu mempunyai semangat tinggi dalam menjalankan tugasnya. Itu sebabnya, begitu dia melihat ada warga yang nekat menerobos perlintasan di saat kereta sudah dekat, dia langsung bergegas menghalau.

BACA : Sibuk Atur Lalu Lintas, Anggota Polres Ini Tewas Dihantam Kereta

“Karena mungkin semangat jiwa mudanya dia lupa kalau posisinya sangat dekat dengan jalur kereta. Akhirnya dia tersambar,” ujar dia.

Agar kejadian ini tidak kembali terulang, Frans mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan bersabar jika melewati perlintasan kereta.

“Di Jatim ini kan perlintasan kereta jumlahnya ratusan, butuh partisipasi dan kesadaran warga untuk menjaga keselamatan bersama,” ujar dia.

Frans menyatakan, pihaknya akan memberikan apresiasi khusus kepada Bripda Sheriff sebagai bentuk penghargaan. Hanya bentuknya apa, hal tersebut belum diputuskan.

“Pasti ada, kan dia gugur dalam rangka tugas. Soal apa bentuknya itu wewenang kapolda,” ujar dia.

Tim Polda Jatim sudah meninjau langsung lokasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

(ysp/pojoksatu)