Dipecat, Prajurit TNI Nyolong Kotak Amal, Ini Video dan Identitasnya

Rekaman video detik-detik seseorang pakai seragam lengkap TNI curi kotak amal di masjid
Rekaman video detik-detik seseorang pakai seragam lengkap TNI curi kotak amal di masjid

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kelakuan P alias A (27) ini bukan saja membuat geregetan masyarakat, melainkan juga institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI).


Sebab, pecatan prajurit TNI itu terekam kamera mencuri kotak amal di masjid Al-Falah, Mampang, Jakarta Selatan.

Yang bikin lebih geregetan lagi adalah, aksi pencurian itu ia lakukan dengan memakai seragam prajurit lengkap.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pria tersebut akhirnya berhasil diiedntifikasi dan dibekuk.


“Ini berkat kerja sama TNI dan Polri, jadi berhasil kita ungkap bersama,” ujarnya, Selasa (12/12).

Madiaz menamabahkan, pelaku ditangkap di kawasan Desa Cibeber 1, Kecamatan Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat pada Senin (11/12) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Ditangkapnya oleh jajaran aparat Polsek Mampang dan POM TNI AD,” jelasnya.

Mardiaz menyatakan, aksi pencurian pecatan itu dilakukan pada 30 November 2017 lalu sekitar pukul 02.30 WIB.

Berdasarkan data rekaman Camera Closed Circuit Television (CCTV) di masjid, pelaku datang dengan membawa ransel dan menaiki sepeda motor Yamaha Scorpio warna hitam.

“Lalu membobol kotak amal masjid dengan menggunakan gunting gembok dan membawa kabur uang sekitar kurang lebih Rp6 juta,” ujar Mardiaz.

Akibat perbuatannya itu, yang bersangkutan kini harus mendekam di balik jeruji besi dan dikenakan Pasal 363 KUHP.

Sementara itu, Kapendam Jaya Letnan Kolonel Inf Kristomei Sianturi mengatakan, pihaknya sudah mengetahui soal penangkapan pelaku itu.

Ia menegaskan, pelaku merupakan pecatan prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada) yang telah diberhentikan dengan tidak hormat pada tahun 2013 lalu.

“Disersi. Dia dipecat dengan tidak hormat, di-PTDH tahun 2013,” ucap Kristomei.

Ia pun mengaku gram dan menyayangkan tindakan P alias A yang menyalahgunakan seragam TNI itu.

Terkait tindak pidana yang dilakukan pelaku, TNI menyerahkan hal itu sepenuhnya ke polisi karena yang bersangkutan sudah masyarakat sipil.

“Itu kan sudah merusak nama baik institusi, dipecat karena melakukan desersi, sekarang malah melakukan tindak pidana memakai seragam TNI,” katanya.

Sebelumnya, beredar video rekaman cctv yang memperlihatkan seoseorang dengan memakai seragam lengkap prajurit TNI kedapatan mencuri kotal amal sebuah masjid.

Video tersebut kemudian menyebar dan sempat viral beberapa waktu lalu.

Berikut videonya:

(fir/pojoksatu)