Aneh! Panglima TNI Gatot Nurmantyo Batal Mutasi 85 Perwira, Ada Apa Ini?

Panglima Gatot Nurmantyo usai memberikan arahan di Mako Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).
Panglima Gatot Nurmantyo usai memberikan arahan di Mako Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).

POJOKSATU.id, JAKARTA – Setelah mendapat kritik dan sorotan, Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo tiba-tiba membatalkan mutasi besar-besaran yang dilakukan sebelumnya.

Gatot pun menegaskan tidak akan melantik 85 perwira tinggi dan menengah TNI yang sebelumnya ia mutasi.

Di depan awak media, Gatot pun mengungkap pembatalan tersebut.

“Tujuannya agar Pak Hadi (Tjahjanto) bisa mengevaluasi lagi,” katanya, Mako Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).


Mutasi Besar-besaran Panglima Gatot Nurmantyo Tidak Etis

Kendati saat ini dirinya masih menjabat sebagai Panglima TNI, Gatot menegaskan, adalah tidak etis jika dia melantik para perwira saat ini.

“Tidak melanggar hukum, tapi etika,” tegas Gatot.

Pergantian Panglima TNI jadi Borok Presiden Joko Widodo, Sandera TNI seperti Golkar dan PPP

Untuk diketahui, Gatot pada Kamis (30/11) lalu melakukan perombakan besar-besaran dengan memutasi 85 perwira.

Bukan saja dari Angkatan Darat, melainkan juga perwira dari Angkata Laut dan Angkata Udara.

Diganti Hadi Tjahjanto, Gatot Nurmantyo Rombak Perwira TNI Besar-besaran, Ada Apa Ini?

Keputusan Gatot itu kemudian disahkan pada Senin (4/12) kemarin setelah melalui rapat Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi dan ditandatangani KSAD, KSAL dan KSAU.

Selain itu, juga ditandatangani Wakabin, Wagub Lemhanas, Sekretaris Menkopolhukam, Irjen TNI, dan Kepala Bin paraf.

Rotasi 85 Pati di Tubuh TNI Saat Jokowi Tunjuk Calon Panglima, Gatot: Tidak Melanggar

“Jadi semua sah,” ujar Gatot, Rabu (6/12) kemarin.

Keputusan Panglima itu sendiri tertuang dalam surat keputusan tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Mabes TNI.

Belum Pensiun, Gatot: Nyawa Pun akan Saya Berikan

Surat dengan nomor Kep/982/XII/2017 itu menetapkan 85 perwira yang dihentikan, dimutasi, dan diangkat.

Gatot Nurmantyo Pamit ke Prajurit TNI, Matanya Sempat Berkaca-kaca

Rinciannya, 46 perwira dari TNI Angkatan Darat, 28 perwira dari Angkatan Laut, dan 11 perwira dari Angkatan Udara.

(ruh/pojoksatu)