Pidato Anies Baswedan, Mendagri Tjahjo Kumolo Siapkan Sanksi?

Jokowi, Jusuf Kalla, Tjahjo Kumolo, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno
Jokowi, Jusuf Kalla, Tjahjo Kumolo, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih terus menuai tanggapan. Dalam pidato politik yang disampaikan di Balai Kota Jakarta itu, Anies menggunakan diksi ‘pribumi’.

Tak sedikit kalangan yang menilai pemilihan diksi ‘pribumi’ itu sangat tidak tepat, terlebih sudah dilarang sejak erra reformasi 1998 silam.

Sontak, tanggapan dan respon pun terus berdatangan dari sejumlah pihak dan tokoh berkenaan pidato Anies itu.

Berkenaan dengan hal tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo belum bersedia memberi pernyataan seputar kemungkinan ada tidaknya sanksi yang diberikan pada Anies.


Resmi! Anies Baswedan Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Ini Buktinya

Anies Baswedan Tiba-tiba Dipanggil Presiden Jokowi, Ada Apa?

“Saya enggak komentar dulu, biarkan masyarakat yang menilainya, ” ujar Tjahjo di Jakarta, Rabu (18/10).

Saat disinggung soal adanya Instruksi Presiden yang melarang penggunaan istilah pribumi dan nonpribumi, mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini juga menyatakan hal senada.

Pidato Anies Baswedan, Presiden Jokowi Angkat Bicara

Pidato Anies Baswedan Sukses Bikin Panglima TNI Males

Pemerintah pusat, menurutnya, saat ini ingin melihat secara jernih terlebih dahulu terkait kontroversi pernyataan Anies yang dalam dua hari terakhir ramai diperbincangkan di dunia maya tersebut.

Pemerintah tidak ingin buru-buru mengambil langkah tertentu apalagi sampai menjatuhkan sanksi sebelum mengetahui secara persis isi pidato Anies di Balai Kota tersebut.

Setelah Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Anies Baswedan Susul Ahok?

Anies-Sandiaga Diperingatkan Mendagri: Jangan Seenaknya!

“Kami ingin melihat secara jernih dulu. Bagaimana isi rekamannya, teksnya bagaimana dulu. Pelan-pelan dulu, ” pungkas Tjahjo.