Eh…Anies Baswedan Dilaporkan Lagi ke Bareskrim Polri, Ini Identitas Pelapornya

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno

POJOKSATU.id, JAKARTA – Setelah dilaporkan oleh Jack Boyd Lapian ke Bareskrim Polri, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali dilaporkan atas kasus dugaan yang sama.

Kali ini, Anies dilaporkan oleh Ketua Umum Federasi Indonesia Bersatu, Tirtayasa, Kamis (19/10).

Gubernur DKI Jakarta itu dilaporkan karena memakai istilah ‘Pribumi’.

Istilah dalam pidato tersebut dianggap grand design yang memang sengaja diciptakan kembali oleh Anies untuk memunculkan sentimen Pribumi dan Non Pribumi.


“Kami ini takut sebagai anak bangsa, hal-hal yang dulu pernah terjadi di Jakarta ini terjadi kembali karena provokasi. ini bagi kami adalah provokasi” kata Tirtayasa, usai menyerahkan laporan.

Anies Baswedan akan Terus Pencitraan Demi Capres Pilpres 2019

Dia menjelaskan, sebelum Anies berpidato, telah lebih dulu muncul spanduk yang tersebar dengan kata-kata yang hampir sama persis yang tertulis bahwa pribumi akan bangkit.

“Jadi kita melaporkan pasal 4 huruf B ke 1 dan 2 dan pasal 16 UU 40/2008 tentang penghapusan diksriminasi Ras dan Etnis,” ujarnya.

Anies-Sandiaga Disindir Golkar: Pemimpin itu Membangun, Bukan Boncengan Motor Berdua

Tirtayasa menjelaskan, Anies sebagai seorang pejabat tidak elok untuk memakai istilah ‘pribumi’ yang telah dilarang penggunaanya sejak tahun 1998.

“Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) 26/1998. itu sudah jelas. ini malah dipakai lagi saat ini,” tandasnya.

Sindiran Menohok Politikus PDIP: Wahai Anies Baswedan, Tirulah Jokowi

Seperti diketahui, Anies Baswedan sebelumnya juga dilaporkan akibat pidatonya kontroversialnya itu.

Ia dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Selasa 17 Oktober 2017 malam wib.