Resmi! Anies Baswedan Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Ini Buktinya

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno

Dia menambahkan, penggunaan kata pribumi dan nonpribumi sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 2008.

Hal itu kini sudah sangat jelas dilarang berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 26 Tahun 1998.

Sebelumnya, dalam pidato perdana di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/10) malam, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggunakan kata pribumi saat menyinggung kolonialisme dan kemerdekaan.

Pidato Pribumi: Anies Kerja Saja yang Bener, Jangan Buka Luka Lama 1998

Pidato Anies, Pengamat: Gubernur DKI Jakarta Perjelas Tuduhan SARA

Berikut kutipan pidato Anies yang mengungkit istilah pribumi dan akhirnya mendapat pro kontra yang tajam di tengah publik.


Jakarta juga memiliki makna pentingnya dalam kehidupan berbangsa. Di kota ini, tekad satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa persatuan ditegakkan oleh para pemuda.

Pidato Anies, Politisi PDIP: Intelektual kok Gitu…

Wasekjen PBNU: Pidato Pribumi Anies Baswedan Bisa Pecah Belah Bangsa

Di kota ini pula bendera pusaka dikibartinggikan, tekad menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat diproklamirkan ke seluruh dunia.

Jakarta adalah satu dari sedikit tempat di Indonesia yang merasakan hadirnya penjajah dalam kehidupan sehari-hari selama berabad-abad lamanya.

Pidato Pribumi Anies Baswedan Dibela Wakil Presiden

Pidato Pribumi Anies Baswedan, Gerindra: Pidatonya Positif

Rakyat pribumi ditindas dan dikalahkan oleh kolonialisme. Kini telah merdeka, saatnya kita jadi tuan rumah di negeri sendiri.

Jangan sampai terjadi di Jakarta ini apa yang dituliskan dalam pepatah Madura, Itik se atellor, ajam se ngeremme.

Itik yang bertelur, ayam yang mengerami. Seseorang yang bekerja keras, hasilnya dinikmati orang lain.

Tanda bukti laporan polisi atas pidato pribumi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang dibuat di Bareskrim Polri. Foto ist
Tanda bukti laporan polisi atas pidato pribumi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang dibuat di Bareskrim Polri. Foto ist

(ruh/pojoksatu)