Pidato Pribumi Anies Baswedan, Gerindra: Pidatonya Positif

Prabowo bersama Anies Baswedan usai pelantikan di Istana Negara. Foto Jawa Pos
Prabowo bersama Anies Baswedan usai pelantikan di Istana Negara. Foto Jawa Pos

Pidato Anies cuma menggarisbawahi bahwa masyarakat pribumi selaku kaum mayoritas yang tinggal di Republik Indonesia harus hidup bebas dari ketertindasan.

“Kalau menurut saya enggak ada yang haram kok dengan kata ‘pribumi’,” tegas Edhy lagi.

Sehari Menjabat Gubernur DKI, Anies Baswedan Dilapor ke Polisi oleh Banteng Muda Indonesia

Setelah pidato Anies itu, banyak orang merujuk kembali pada Instruksi Presiden (Inpres) di era B.J. Habibie tentang larangan penggunaan istilah pribumi dan non pribumi.

Pelarangan penggunaan istilah pribumi atau non pribumi itu terjadi di tengah era transisi dari Orde Baru ke Orde Reformasi.


Jangan Kaget, Pelapor Anies Baswedan Ternyata Pengacara Ahok

Sebelumnya, kerusuhan sempat terjadi di berbagai daerah dengan nuansa SARA yang kental.

Kelompok non pribumi atau keturunan Tionghoa menjadi sasaran amuk. Saat itulah istilah pribumi dan non pribumi menjadi tren.

(ald/rmol/ruh/pojoksatu)