Pidato Pribumi Anies Baswedan Dibela Demokrat

Anies-Sandi
Anies-Sandi

KetuaBMI Ronny Talapessy menilai, pidato perdana Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan dianggap bisa melahirkan polemik yang lebih besar dan memicu kegaduhan antara warga pribumi dan non pribumi.

“Yang kita masalahkan itu¬†inpres 26/98¬†mengenai larangan memakai kata-kata non pribumi dan pribumi dan kemudian di UU 40 tahun 2008 juga mengenai larangan menggunakan ujaran kebencian terhadap suku dan golongan tertentu,” kata Ronny di Malpolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (17/10).

Menurut Ronny, pihaknya memperkarakan pidato tersebut karena diduga terlalu deskriminatif terhadap suku tertentu.

Karena itu, kata dia, pihaknya melayangkan ke Polda Metro Jaya karena pidato yang disampaikan Anies itu dinilai memuat unsur ujaran kebencian.


Ini Kutipan Lengkap Pidato Anies Baswedan yang Menyoal Pribumi

“Jadi hari ini kita datang konsultasi ke Polda Metro Jaya. Kita coba melihat dulu unsur pidananya masuk atau tidak,” ujarnya.

Namun kasus yang dilaporkan Ronny ke Polda Metro Jaya itu itu malah dilempar ke Bareskrim.

Alasannya bahwa Polda Metro Jaya tidak memiliki wewenang untuk menangani kasus tersebut.

(rmol/ruh/pojoksatu)