Anies-Sandiaga Punya Tugas Berat Soal Uang sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno

POJOKSATU.id, JAKARTA – Hari ini, Senin 16 Oktober 2017, warga DKI Jakarta resmi memiliki Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru yakni Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandiaga).

Keduanya dilantik di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo dan menjadi pemimpin ke-16 di Ibu Kota untuk periode 2017-2022.

Usai dilantik, Anies-Sandiaga juga dipastikan tak bisa leha-leha karena sudah ditunggu sekian tugas menumpuk yang tak enteng.

Selain masalah kemacetan, banjir dan masalah langganan lainnya, janji-janji manis keduanya saat kampanye pasti sudah ditunggu warga Jakarta.


Anies-Sandi Resmi Pimpin DKI Setelah Ucapkan Sumpah di Depan Jokowi

Lihat! Prabowo Hadiri Pelantikan Anies-Sandi di Istana

Namun, ada tugas Anies-Sandiaga yang tak kalah berat, yakni masalah APBD DKI Jakarta 2017.

Seperti diungkapkan Ketua Tim Sinkronisasi Anies-Sandi, Sudirman Said, yang menyebut penyerapan anggaran 2017 masih rendah.

Sudirman mengungkapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI baru menyerap anggaran sebesar 47 persen.

Dilantik, Kasus Penggelapan Tanah Sandiaga Uno Menguap di Polda Metro Jaya?

Daftar Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin Fenomenal, Djarot Terpendek

Dengan sisa waktu hingga habis tahun anggaran, tentunya akan sulit mencapai hingga 100 persen.

“Harus ditindaklanjuti oleh Anies dan Sandi. Supaya sisa waktu 2017 serapan APBD itu berjalan semaksimal mungkin,” katanya.

“Hari ini baru 47,1 persen. Sisanya tinggal dua setengah bulan,” tambah dia.