Aming Diciduk Usai Fitri Ditangkap Bawa 20 Kilogram Sabu asal Malaysia

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menunjukkan barang bukti 20 kilogram asal Malaysia. Foto: net
Ka

POJOKSATU.id, JAKARTA – Aming (48) warga Johor yang memiliki nama asli Tan Yee Poh, ditangkap polisi di Bandara Soekarno-Hatta saat akan melarikan diri ke Malaysia.

Ia ditangkap setelah sebelumnya Polres Metro Pelabuhan Tanjung Priok menangkap Fitri (31) warga Lampung di terminal Pelindo II, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Bersama Fitri, polisi mendapati barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 20 kilogram.

Menurut Argo, pengungkapan penyelundupan sabu tersebut berawal dari laporan masyarakat yang membeberkan adanya pengiriman narkotikan jaringan Malaysia melalaui jalur laut.


“Pelaku F (Fitri) ini dibelikan tiket (ke Malaysia) oleh seorang DPO, tapi pulang ke Jakarta melalui kapal,” ujar Argo saat jumpa pers di Mapolres Pelabuhan, Jakarta Utara, Jumat (13/10).

Untuk mengelabui petugas, sabu tersebut sengaja disisipkan dengan ikan asin. Beruntung, petugas pemeriksaan di pintu keluar cukup jeli dengan barang bawaan Fitri.

“Barang-barang itu ditinggalkan di dekat tong sampah di terminal kedatangan penumpang. Pelaku sepertinya ketakutan karena merasa tidak aman dengan banyaknya petugas dan alat deteksi sinar x-ray,” ujar Argo.

Selanjutnya, polisi langsung mengembangkan keterangan Fitri dan didapati nama Aming yang bisa ditangkap saat hendak melarikan diri ke Malaysia.