Setelah Laporkan Ketua KPK ke Bareskrim, Madun Hariyadi Laporkan KPK, Kasusnya Berbeda

KPK dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Madun Hariyadi dengan tuduhan penggelapan dan penghilangan data korupsi. Foto via Rmol
KPK dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Madun Hariyadi dengan tuduhan penggelapan dan penghilangan data korupsi. Foto via Rmol

POJOKSATU.id, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Pelapornya, tidak lain adalah orang yang sebelumnya melaporkan Ketua KPK Agus Rahardjo.

Laporan itu dibuat Madun Hariyadi dengan tuduhan penghilangan atau penggelapan data dugaan tidak pidana korupsi.

Ditemui di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Madun mengaku membawa sejumla bukti tuduhannya itu.

Menurut Ketua LSM Gerakan Penyelamat Harta Negara tersebut, laporan dugaan korupsi yang ia laporkan ke KPK, tak kunjung ditindaklanjuti.


Ketua KPK Dilaporkan ke Dittipikor Mabes Polri karena Korupsi di KPK

Tuduhan yang ia maksud adalah dugaan penggelapan data tindak pidana korupsi dana bantuan bencana gempa di Padang Sumatera Barat.

“Kita menyampaikan adanya dugaan penggelapan data korupsi terkait bencana alam kota padang yang sudah kami laporkan ke KPK namun setelah ditanya data itu katanya hilang,” beber Madun, Rabu (11/10).

Madun menyatakan, laporan yang ia buat ke KPK saat itu sejatinya sudah mendapat respon dari Ketua KPK saat itu, Abraham Samad.

Ini 7 Kasus Dugaan Korupsi Ketua KPK Agus Raharjo yang Dilaporkan ke Mabes Polri

Yang selanjutkan ditindaklajuti dengan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit investigasi.

“Ada tanda terima, cuma saat itu ketuanya masih Abraham Samad,” katanya.