Setelah Asuransi Allianz Life Giliran Direksi Allianz Terjerat Pidana

PT Asuransi Allianz LIfe Indonesia
PT Asuransi Allianz LIfe Indonesia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Allianz kembali tersangkut kasus pidana. Setelah sebelumnya PT Asiuransi Allianz Life Indonesia, kali ini Allianz Utama juga tersangkut kasus pidana.

Sebelumnya polisi sudah mentapkan statsus tersangka terhadap Direktur Utama dan Manajer Klaim PT Asuransi Allianz Life Indonesia terkait kasus pidana perlindungan konsumen kesehatan.

Kali ini, giliran direksi dan manajer PT Asuransi Allianz Utama Indonesia yang dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri, Selasa (10/10).

Laporan itu dibuat oleh Mariana dengan didampingi kuasa hukumnya Alvin Lim.


PT Asuransi Allianz Tak Mau Bayar Klaim, Dirutnya Ditetapkan Sebagai Tersangka

Laporan tersebut tertuang berdasarkan laporan polisi nomor LP/1027/X/2017/Bareskrim, tanggal 9 Oktober 2017.

Alvin mengatakan, kasus kliennya bermula dari Toko Sony Vaio milik Mariana dibobol maling pada tanggal 30 Nopember 2010, 18 April 2011 dan 23 April 2011.

Licik! Begini PT Asuransi Allianz Tolak Klaim Nasabah

Atas kejadian itu, korban menderita kerugian dan sudah mengajukan klaim ke PT Asuransi Allianz Utama Indonesia.

“Dipersulit bahkan klaim sempat ditolak dengan alasan adanya klausal warranty, dan hanya ingin dibayarkan 21 laptop sesuai dengan pengakuan si pencuri,” ungkap Alvin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (10/10).

Jadi Tersangka, Polisi Cekal Dirut PT Asuransi Allianz, Ini Alasannya

Alasan-alasan tersebut, lanjutnya, tidak sesuai dengan penjelasan agen ketika pertama kali menawarkan produk asuransi kepada korban.

Merasa kecewa, Mariana lantas mengajukan gugatan ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) yang dimenangkan oleh korban.

Kasus Asuransi Allianz Bukan Perdata tapi Pidana, Ini Bukti Polisi

Dalam putusan itu, mewajibkan pihak Allianz membayar ganti rugi sejumlah Rp2,8 ,ilyar beserta bunga berjalan dan membatalkan klausal warranty yang dinilai majelis tidak sah dan melanggar hukum.