Merasa Intelektualnya Dilecehkan, Nurul Arifin Ngamuk ke Kampus Ini

POJOKSATU,id-Calon Walikota Bandung Nurul Arifin dibuat kecewa dengan perlakuan pihak Universitas Langlangbuana (Unla) Bandung, karena membatalkan sepihak undangan untuk dirinya.

Seharusnya, Nurul Arifin didaulat untuk menyampaikan materi dalam kegiatan BEM Fakultas Ekonomi Unla. Namun Wakil Rektor III Unla, secara tiba-tiba membatalkannya.

Politisi Partai Golkar itu pun merasa tersinggung karena ia sudah menyempatkan waktu datang memenuhi undangan tersebut.

“Dia (Wakil Rektor III) bilang kampus tidak boleh untuk berpolitik. Saya bilang, saya tahu kampus tidak untuk berpolitik. Saya orang partai yang membuat undang-undang paket politik,” tegas Nurul Arifin dengan nada kesal kepada awak media.


Menurut dia, kehadirannya ke kampus tersebut hanya untuk memenuhi undangan memberikan materi pendidikan kepada mahasiswa baru.

Dengan kejadian tersebut, Nurul Arifin menuding kampus Unla sudah mempolitisir dirinya.

“Justru yang berpolitik bukan saya, tapi mereka yang melakukan politisasi. Ini pelecehan terhadap intelektual,” tegasnya.

Atas peristiwa tersebut, ia pun kapok dan tak mau lagi diundang oleh Unla. “Saya menyesalkan kejadian ini dan saya tak berharap lagi diundang,” katanya.

(jpg/ysp/pojoksatu)