Ingin Kelola Zakat seperti Pajak, Menteri Keuangan Dikecam Netizen

POJOKSATU,id-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati diprotes netizen karena uangkapannya yang menginginkan pengelolaan dana zakat dilakukan sama seperti pemerintah mengelola dana pajak. Hal tersebut diungkapkannya dalam acara 2nd Annual Islamic Finance Conference (AIFC) 2017 di Hotel Ambarukmo, Yogyakarta, Rabu (23/8).

Menurut Sri Mulyani, pengelolaan zakat seperti pajak juga bisa menyelesaikan masalah pengelolaan zakat di banyak negara Islam termasuk Indonesia. Sebab, selama ini kewajiban membayar zakat disalurkan secara informal melalui keluarga, teman atau badan amal keluarga, sehingga menyebabkan pengelolaan zakat belum optimal.

“Jadi bagaimana mengolah, me-manage dana ini, karena ini sama seperti pajak, anda membayar dan tidak mengharapkan ini kembali, seperti pajak wajib berdasarkan UU, ini tujuannya melakukan pembangunan, ini harus dikelola transparan, dan ini juga menciptakan keyakinan umat dan memenuhi pembayaran zakat, agar menggunakan sumber daya dengan baik,” jelas dia.

Rencana tersebut ternyata mendapat protes dari warganet, mayoritas mereka menolak dana zakat dikelola seperti pajak. “Peruntukan zakat adalah untuk umat yg kekurangan dlm mencukupi kehidupan sehar hari, keperluan dakwah, perawatan t4 ibadah dll,” tulis akun facebook Dodon Ragaldon.


Bu, zakat itu berbeda dengan pajak. Zakat perintah Allah, sedangkan pajak perintah rezim penguasa (UU). Zakat bisa mengantarkan wajib zakat (muzzaki) dan pengelolanya (amilin) ke Surga, sedangkan pajak tidak. Dana zakat sudah tegas diatur Allah peruntukkannya (8 golongan individu mustahiq) yang berhak menerima, sedangkan dana pajak peruntukkannya suka-suka rezim penguasa,” tulis akun Alie Bamahry.

DANA ZAKAT TIDAK BISA DIGUNAKAN UNTUK INFRASTRUKTUR APALAGI BAYAR HUTANG NEGARA, zakat hanya boleh salah satunya, untuk diberikan kepada orang/individu yg terjerat hutang (ghorimin) utk meringankannya. Jadi pemerintahan yang tidak memahami dan tidak berlandaskan syariat Islam, TIDAK BERHAK MENGELOLA DANA ZAKAT,” lanjut akun Alie Bamahry.

Hanya delapan asnaf yg berhak menerima zakat. Mbak sri bilang dana zakat sangat menjanjikan. Mau d buat untuk apa bu???. Infrastruktur lagi???
Selain 8 asnaf itu…tdk ada yg boleh menerima zakat. Jangan d otak atik zakat buat ini itu. Kalo kurang dana…hutang saja sprt biasanya
Tak usah menggerogoti dana umat,” tulis akun Rif Sulthan Nazhirul Asrofi.