Soal Perindo, Sekjen PDIP Tegaskan Tidak Ada Deal Politik

pdip-papua
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto (berbaju hitam) saat hadir pada acara Rakerdasus DPD PDIP Papua di Jayapura, Jumat (16/9). Foto: DPP PDIP for JPNN.Com

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan tidak ada deal politik di balik keputusan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, dukungan partai pimpinan Hary Tanoesoedibjo itu ke Jokowi memang didasari aspirasi rakyat.

“Dukungan dilakukan dengan membaca kehendak rakyat,” ujar Hasto.

Diketahui, Perindo dan HT -inisial untuk Hary Tanoe- selama ini dikenal getol mengkritik pemerintahan Presiden Jokowi.


Namun, pertemuan antara Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan HT beberapa hari lalu seolah membalik haluan politik Perindo.

HT dan Tjahjo menggelar pertemuan selama kurang lebih lima jam. Akhirnya, ada sinyal dari Perindo untuk ikut mengusung Jokowi pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Meski demikian Hasto meyakini keputusan politik Perindo memang didasari ketulusan.

Artinya, tidak ada kesepakatan politik termasuk meminta jatah kursi di kabinet.

“Bukan karena ingin mendapatkan kursi di kabinet, tapi betul untuk bangsa dan negara,” tegasnya.

(cr2/JPC/pojoksatu)