Awas! Virus Aneh Serang Kekebalan Anak, 40 Sudah Meninggal!

Virus aneh serang anak-anak di Papua. 40 sudah meninggal dalam beberapa hari. Foto via Cendrawasih Pos
Virus aneh serang anak-anak di Papua. 40 sudah meninggal dalam beberapa hari. Foto via Cendrawasih Pos

POJOKSATU.id, PAPUA – Hanya dalam beberapa hari saja, 40 anak dari empat kampung di Kabupaten Deiyai, Papua, meninggal akibat serangan virus aneh.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg Aloysius Giyai MKes menyatakan bahwa informasi tersebut juga baru diketahui dari Kadis Kesehatan Kabupaten Deiyai.

Namun, Aloysius belum bisa memastikan kondisi di lapangan karena timnya masih mengumpulkan data.

“Tim kaki telanjang sudah ke sana sejak dua hari lalu. Hanya, kami belum tahu persis apakah itu meninggal mendadak atau dalam minggu ini,” kata Aloysius melalui ponselnya kemarin (13/7).


Disebutkan, ada empat kampung yang terkena wabah, yakni Kampung Digikotu, Piyakemidi, Yiniboda, dan Epanai. Seluruhnya masuk Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai.

Jika benar kasus yang ditemukan adalah sarampa atau campak, yang perlu dilakukan adalah menjaga daya tahan tubuh masyarakat yang lain, termasuk anak-anak.

Sebab, penyakit itu menular dan medianya adalah udara ataupun air. Campak biasanya dialami anak-anak yang sistem kekebalan tubuhnya buruk atau belum pernah diberi vaksin.

“Jika kesehatan lingkungan kurang dan daya tahan tubuh buruk, tentu bisa kena,” katanya.

Penyakit itu mudah sekali menular, terutama lewat udara, baik lewat bersin, batuk, maupun kontak langsung dengan penderita, termasuk orang dewasa jika berhubungan langsung.

Di tempat umum, penyakit tersebut juga bisa menyebar, tapi sangat rentan terhadap anak-anak, terutama yang belum memiliki kekebalan tubuh yang baik.