Ada 664 Narkotika Jenis Baru, 65 Sudah Masuk Indonesia

Ketua Badan Nasional Narkotika Budi Waseso
Budi Waseso

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kapala Bandan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso menyebut ada 664 narkotika jenis baru yang terdeteksi dari 102 negara. 65 diantaranya sudah masuk ke Indonesia.

Buwas menyebut, data narkotika jenis baru itu dikeluarkan oleh United Nation Office of Drugs and Crime (UNODC) dalam laporan World Drug Reports tahun 2016.

Dari 65 jenis narkotka itu, baru 43 jenis narkotika yang sudah dimasukkan ke dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 2 tahun 2017 tentang perubahan penggolongan narkotika.

“Sedangkan sisanya yang 22 jenis belum masuk Permenkes,” ungkap jenderal kelahiran Pati, Jawa Tengah itu.


BACA JUGA:
Apa Ciri-ciri Pengguna Sabu? Ini 53 Tanda-tandanya

1 Ton Sabu Bisa Bunuh Berapa Orang? Silahkan Tercengang!

Harga Sabu Rp2,5 juta per Gram, 1 Ton Setara Korupsi E-KTP!

Alumni Akpol 1984 menyebut, kondisi geografis Indonesia yang terbuka dimanfaatkan sindikat internasional, untuk dijadikan pangsa pasar peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika.

Korban yang disasar, lanjutnya, tentu saja mereka yang masih berada di usia produktif.

“Mereka (sindikat internasional) bisa masuk Indonesia karena banyak pintu masuk melalui jalur ilegal,” jelas Buwas.

Ia menambahkan, peredaran narkoba bukan hanya dilakukan perseorangan, melainkan melibatkan banyak orang secara bersama-sama.