Begini Kesan Dedi Mulyadi Soal Rangkaian Ibadah Umroh

Dedi Mulyadi Umroh
Dedi Mulyadi Umroh

POJOKSATU.id, MEKKAH- Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi beserta rombongan sudah tiba di Tanah Suci Mekah, Selasa (16/5) dini hari untuk menjalankan ibadah umroh.

Pria yang kini gemar mengenakan peci hitam tersebut mengabadikan momen dirinya dan keluarganya di Masjidil Haram, usai melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah melalui fitur Live pada akun Facebook-nya.

Dalam salah satu video live tersebut, Dedi mengungkapkan makna di balik rangkaian ibadah umroh yang dia jalani bersama anggota rombongan. Diantaranya, ia berbicara terkait “Thawaf” yakni mengelilingi Kakbah sebanyak 7 kali.

Dalam kesan yang ia dapat, ber-thawaf merupakan simbol dari pelaksanaan aktifitas sehari-hari dalam seminggu yang berjumlah 7 hari.


Sementara mata kiri yang melihat Kakbah saat thawaf menurutnya adalah kesan bahwa kehidupan ini terpusat pada Dzat Yang Tunggal yakni Allah SWT.

Dalam rangkaian Thawaf Dedi dan rombongan lebih memilih untuk ber-thawaf di lingkar terluar untuk memberikan kesempatan kepada jemaah umroh lain agar dapat mendekati Kakbah dan mencium Hajar Aswad.

Selain itu, sebagai kepala rombongan, cara ini dipilih oleh Dedi agar jemaah lain tidak terinjak dan anggotanya tidak berebut untuk mencium batu hitam yang menurut keterangan dibawa oleh Nabi Adam AS dari Surga tersebut.

“Bagi para pecinta Allah dan Rasul-Nya, itu (mencium Hajar Aswad) tidak masalah. Akan tetapi yang terpenting bagi kita adalah jangan sampai upaya keras tersebut malah merugikan diri kita dan menyakiti orang lain,” jelas Dedi melalui akun Facebook-nya.