Ini Kisah Cinta Sesama Jenis Inisiator Pesta Gay, Bikin…

Andrias saat diperiksa di Polrestabes Surabaya (Dida Tenola/Jawa Pos)

POJOKSATU.id – ANDRIAS benar-benar lemas saat pesta yang digagasnya digrebek polisi. Kini, dia harus tidur beralaskan dinginnya lantai penjara. Entah berapa lama dia akan berada di hotel prodeo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saya menyesal, nggak akan bikin gini (pesta gay) lagi. Meski saya nggak bisa mengubah kodrat (suka sesama jenis, Red),” terangnya saat ditanya apa yang akan diperbuatnya setelah menjalani hukuman nanti.

Bagi Andrias, sulit untuk menghilangkan rasanya untuk tidak menyukai pria. Dia sendiri sebenarnya sudah mau menikah dengan perempuan. Tapi hal itu urung terlaksana. “Calon saya meninggal kena kanker otak,” ucapnya.

Dengan kondisinya saat ini, dia tidak tahu apakah masih ada perempuan yang mau menikah dengannya kelak.

BACA JUGA : 


Pesta Seks Gay Juga Pernah di Madiun dan Jogjakarta

Astagfirullah! Ada Pesta Gay, Sesama Jenis Begituan di Depan Umum

Selama perjalanan hidupnya, Andrias mengaku sudah dua kali menjalin tali asmara dengan sesama pria. Yang pertama, awet hingga tujuh tahun. Yang kedua berlangsung sampai dua tahun.

Dua kisahnya kandas di tengah jalan. Sama-sama gagal karena ada orang ketiga. “Mantan pacar saya dua-duanya selingkuh, sama laki-laki lain,” bebernya lirih.

Selama berpacaran, dia pernah menjalani dua peran berbeda. Pernah berperan sebagai laki-laki dan perempuan. “Awal-awal saya ada di top (gay yang memposisikan diri sebagai laki-laki, red) lalu terakhir-terakhir jadi bottom (gay yang memposisikan diri sebagai perempuan),” paparnya.

Dia memerankan hal itu sesuai nalurinya. Andrias sendiri ogah asal-asalan memilih pasangan. Dia tidak mau merajut tali asmara kalau ujung-ujungnya cuma berhubungan badan. Orientasi dirinya bukan sekadar seks.

Meskipun kemayu dan suka sesama jenis, Andrias tetap menonjolakan identitasnya sebagai pria jika hidup di lingkungan sehari-hari. Hatinya boleh lemah lembut. Tapi dia tidak akan merubah penampilannya. “Saya nggak bakal pakai rok, macak, berpenampilan kayak perempuan. Karena saya bukan banci,” tegasnya. (did/JPG)