Ini Deretan Peraturan dalam Agama Angkasa Nauli

Lambang Agama Angkasa Nauli (AAN)
Lambang Agama Angkasa Nauli (AAN)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Agama Angkasa Nauli (AAN) memiliki sejumlah peraturan yang harus dilaksanakan oleh para penganutnya.

Dalam akun facebook sang deklarator AAN, Sabar Nababan, S.T., M.T, dituliskan bahwa penganut AAN harus melakukan sejumlah aturan yang sudah ditentukan.

Diantaranya, Mengembalikan Perpuluhan, tetapi tidak wajib. Puasa 16 hari tidak makan tapi minum 3 gelas sehari (diambil sekali seumur hidup), atau puasa 31 hari tidak makan tapi minum 3 gelas sehari, (diambil sekali seumur hidup).

Selain itu, penganut AAN juga harus melalui baptis percik serta tak boleh membaca dalam doa ibadahnya.


BACA:

Ada Agama Baru Dideklarasikan di Indonesia! Namanya Agama AAN!

Semua Umat Agama Angkasa Nauli Dijamin Masuk Surga, tapi…

Disebutkan pula, untuk pendeta AAN mengenakan jubah warna hijau muda dengan dasi warna putih serta memakai bahasa Indonesia sebagai pengantarnya.

Selama menjalankan ibadah, AAN juga tak membolehkan umatnya bertepuk tangan atau bahkan menari.

Sedangkan alat musik yang diperbolehkanm digunakan pada saat ibadah adalah piano, kecapi, gitar dan saksophone.

Uniknya, peraturan lainnya ternyata masih dipikirkan lagi.

Sebelumnya, akun facebook tersebut mendeklarasi Agama ‘Angkasa Nauli’ (AAN) dan diposting pada Jumat 17 Maret 2017 pukul 16.28 wib yang ditandatangani sang pemilik akun.

“Saya mendeklarasikan agama baru, yaitu Agama “ANGKASA NAULI”,” tulis pemilik akun mengawali.