Para Saksi Kasus E-KTP Masih Berproses di Pengadilan, KPK Masih Ancam Begini

E-KTP
E-KTP

POJOKSATU.id, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan bakal ada resiko yang ditanggung jika saksi tidak memberi keterangan secara benar di pengadilan.

Begitu ditegaskan Jurubicara KPK Febri Diansyah menanggapi bantahan sejumlah saksi dalam persidangan kedua perkara korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP) di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Menurut Febri, saksi yang dihadirkan JPU KPK mempunyai kewajiban untuk memberi keterangan sebenar-benarnya dalam menuntaskan kasus e-KTP yang telah merugikan negara senilai Rp 2,3 triliun.

Febri juga mengingatkan, KPK pernah mempidanakan saksi yang memberikan keterangan palsu di persidangan. Salah satunya, Muchtar Effendi yang menjadi operator suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.


Dalam kasus tersebut, Muchtar Effendi telah dijatuhi hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan.