Posko Rakyat Deklarasi Lawan PT Freeport

Posko Rakyat
Posko Rakyat deklarasi melawan PT Freeport

POJOKSATU.id, JAKARTA РPosko Rakyat yang terdiri dari gabungan beberapa organisasi masa dan organisasi mahasiswa menyatakan dukungan  kepada pemerintah Indonesia untuk melawan segala bentuk tekanan dan ancaman dari PT Freeport.

“Kami dari beberap oraganisasi massa, PMKRI, GMKI, LMND, HIKMAHBUDI, KMHDI, JAMAN, KORNAS dan Serikat Rakyat Indonesia (SRMI) menyatakan melawan segala bentuk ancaman dari Freeport,” kata Kordinator Posko Rakyat Bernadus Tri Utomo di Gedung Margasatwa 1, Jakarta Pusat, Rabu (15/3)

Sekjen Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi Hendri Kurniawan mengatakan, kehadiran Freeport di Indonesia tidak membawa dampak perubahan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Bahkan menurutnya, Freeport sudah mengeruk kekayaan mineral Indonesia selama 50 tahun. Sementara rakyat Papua sampai sekarang hanya menjadi kuli di kotanya.


“Begitu sewenang-wenangnya perusahaan tersebut, harusnya Freeport tunduk pada konstitusi negeri ini, divestasi 30% tidak ada apa-apanya, hanyalah mengeruk kekayaan negeri ini,” imbuhnya.

Menurut Kurniawan, rakyat telah membentuk posko-posko di setiap kota seluruh Indonesia sebagai bentuk dukungan rakyat dan mahasiswa kepada perlawanan pemerintah Indonesia

“Posko Rakyat sudah ada Jambi, di Palu, dan di kota-kota lainnya. Posko nantinya akan melakukan diskusi di kampus-kampus, sosialisasi dengan masyarakat setempat sampai nanti Freeport tunduk pada konstitusi. Kalau tidak, kita dukung pemerintah cabut kontraknya,” tuturnya.

Dalam hal ini, PT Freeport diwajibkan divestasi saham 51%, sesuai PP No. 1 tahun 2017 mengenai perubahan PP No. 23 tahun 2010 tentang pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batu bara.

(fir/pojoksatu)