Mahasiswa Bersatu Minta Freeport Angkat Kaki dari Indonesia, Apalagi Kalau Sampai…

POJOKSATU.id, JAKARTA – Aliansi Mahasiswa Jakarta (Aswaja) mengambil sikap tegas mendukung Pemerintah Indonesia terkait perseteruan dengan PT. Freeport Indonesia.

“Kami mendukung pemerintah terkait kasus ini, apalagi jika Freeport sampai mengancam pemerintah,” ujar Presiden Aswaja, Alwan Ola Riantobi dalam keterangannya, Kamis (9/3/2017).

Perselisihan antara pemerintah dan Freeport semakin membesar, apalagi setelah Kementrian ESDM meminta mengubah status Freeport dari Kontrak karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Menurut Alwan, tanah Papua adalah bagian dari Indonesia, maka sudah seharusnya pemerintah mengambil ketegasan, salah satunya dengan mengubah status Freeport untuk tujuan kesejehteraan rakyat.


Oleh karena itu, Aswaja mengajak mahasiswa dan seluruh rakyat Indonesia bersatu untuk melawan arogansi perusahaan asal Amerika Serikat itu, dengan menyerukan empat sikap.

Pertama, nasionalisasi aset Freeport. Kedua, PT. Freeport harus mematuhi peraturan hukum Indonesia. Ketiga, Apabila PT. Freeport tidak menerima tawaran pemerintah dan tidak mematuhi hukum peraturan indonesia, sebaiknya PT. Freeport angkat kaki dari negara RI. Keempat, kembalikan kedaulatan masyarakat Papua sebagai identitas Indonesia.

(rus/rmol/pojoksatu)