Jadi Saksi di Sidang Ahok, Begini Penjelasan Eko Cahyono

Eko Cahyono
Eko Cahyono (dua dari kiri)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wakil Rektor Universitas Darma Persada Jakarta Eko Cahyono memberikan kesaksiannya dalam sidang penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa (07/03)

Usai memberikan kesaksiannya, Eko Cahyono menuturkan kepada wartawan bahwa Ahok tidak mungkin menistakan agama.

Menurut Eko, saat Ahok menjabat bupati Belitung Timur, banyak guru agama dan marbot yang umroh atas kebijakan Ahok.

“Dia (Ahok) kan waktu jadi bupati Belitung, banyak guru agama, merbot mesjid ia umrohkan, termasuk sekarang,” ucap Eko.


Eko menambahkan, banyak orang muslim yang rasional dan tidak rasianal, sehingga isu-isu SARA sering dibenturkan dengan kepentingan politik. Padahal, isu SARA seharusnya tidak dicampuradukkan dengan kepentingan politik.

“Orang muslim itu kan banyak yang rasional dan ada juga tidak rasional, hanya berpegang pada ayat, tapi dia tidak melihat latar belakang ayat itu turun. Orang muslim di Jakarta sudah cerdas dan lebih rasional lah,” ujarnya.

Dikatakan Eko, Indonesia merupakan negara dengan penduduk Islam terbesar. Karena itu, Eko meyakini Ahok tidak akan berani menistakan agama Islam.

“Di negeri ini kan mayoritas Islam, mana mungkin Pak Ahok menista agama di negeri Islam terbesar ini,” tandas Eko.

(fir/pojoksatu)